
karya-karyamu akan terus kami resapi dan teladani...
Sungguh, penyair yang sudah resmi masuk Islam ini sangat saya kagumi. Banyak sekali kata-katanya menjadi inspirasi dan semangatku. Dia bisa mengalunkan sebuah nuansa kesyahduan, kegetiran, hingga perjuangan. Berkali-kali saya bertemu beliau, beliau pun tak enggan ngobrol bersama kami, fans beliau. Terakhir, saya bertemu beliau sebelum beliau sakit, ketika beliau turut persiapan pementasan Tikungan Iblis yang dikomandoi oleh Cak Nun beserta Kyai Kanjeng.
Sungguh, kami ikhlas melepasmu ayahanda Rendra. Kami akan selalu mengiringi kepergianmu. Mohon, jangan kau ajak sahabat-sahabat seperjuanganmu di Universitas Malioboro. Kami pasti akan kehilangan kalian semua sebagai guru, ayah, dan tauladan kami.
Sekali lagi, semoga jalanmu diridhoi Alloh Swt. amin…
Si Burung Merak Telah Tiada
WS Rendra, budayawan dan penyair ternama yang kerap dijuluki sebagai “Burung Merak”, meninggal dunia dalam usia 74 tahun, pada Kamis (6/8) malam.semangatmu kami harap dapat kami selalu lantunkan dikemudian hari...
Kabar meninggalnya WS Rendra diperoleh Kompas.com melalui keterangan putrinya, Clara Shinta. Rendra, yang lahir di Solo 7 November 1935, wafat di kediaman putrinya itu yang terletak di Kompleks Perumahan Pesona Kayangan, Depok.
“Bapak meninggal sekitar pukul 20.30 WIB setelah sempat disuapi bubur dan dikasih minum,” ungkap Clara.
Menurut penuturan Clara, yang juga dikenal sebagai artis sinetron, ayahnya memang tengah mengalami sakit komplikasi dan sempat dirawat di rumah sakit.
Hingga saat ini, belum ada informasi tentang rencana pemakaman Rendra. Namun, berdasarkan informasi, saat ini juga tengah dilakukan persiapan di Bengkel Teater, Citayam, Depok, untuk menyambut jenazah WS Rendra. (Kompas.com, Kamis, 6 Agustus 2009)



























Posted by WS Rendra, Si Burung Merak Itu Telah Tiada, Menyusul Karibnya Mbah Surip | Update Blog Terbaru on 6 Agustus 2009 at 18:43
[...] WS Rendra, Si Burung Merak Itu Telah Tiada, Menyusul Karibnya Mbah Surip Seperti sudah janjian, kini WS Rendra yang terkenal dengan syair-syairnya yang fenomenal, mengikuti jejak kehidupan selanjutnya bersama Mbah Surip. Baru berselang 2 hari, Si Burung Merak menyusulnya. Sungguh, penyair yang sudah resmi masuk Islam ini sangat saya kagumi. Banyak sekali kata-katanya menjadi inspirasi dan semangatku. Dia bisa mengalunkan sebuah nuansa kesyahduan, kegetiran, hingga perjuangan. Berkali-kali saya [...] [...]
Posted by WS Rendra, Si Burung Merak Itu Telah Tiada, Menyusul Karibnya Mbah Surip | Update Blog Terbaru on 6 Agustus 2009 at 20:33
[...] WS Rendra, Si Burung Merak Itu Telah Tiada, Menyusul Karibnya Mbah Surip Seperti sudah janjian, kini WS Rendra yang terkenal dengan syair-syairnya yang fenomenal, mengikuti jejak kehidupan selanjutnya bersama Mbah Surip. Baru berselang 2 hari, Si Burung Merak menyusulnya. Sungguh, penyair yang sudah resmi masuk Islam ini sangat saya kagumi. Banyak sekali kata-katanya menjadi inspirasi dan semangatku. Dia bisa mengalunkan sebuah nuansa kesyahduan, kegetiran, hingga perjuangan. Berkali-kali saya [...] [...]
Posted by Promosi Blog Terhebat » Blog Archive on 6 Agustus 2009 at 21:24
[...] WS Rendra, Si Burung Merak Itu Telah Tiada, Menyusul Karibnya Mbah Surip Seperti sudah janjian, kini WS Rendra yang terkenal dengan syair-syairnya yang fenomenal, mengikuti jejak kehidupan selanjutnya bersama Mbah Surip. Baru berselang 2 hari, Si Burung Merak menyusulnya. Sungguh, penyair yang sudah resmi masuk Islam ini sangat saya kagumi. Banyak sekali kata-katanya menjadi inspirasi dan semangatku. Dia bisa mengalunkan sebuah nuansa kesyahduan, kegetiran, hingga perjuangan. Berkali-kali saya [...] [...]
Posted by blogkuk » Blog Archive on 6 Agustus 2009 at 21:25
[...] WS Rendra, Si Burung Merak Itu Telah Tiada, Menyusul Karibnya Mbah Surip Seperti sudah janjian, kini WS Rendra yang terkenal dengan syair-syairnya yang fenomenal, mengikuti jejak kehidupan selanjutnya bersama Mbah Surip. Baru berselang 2 hari, Si Burung Merak menyusulnya. Sungguh, penyair yang sudah resmi masuk Islam ini sangat saya kagumi. Banyak sekali kata-katanya menjadi inspirasi dan semangatku. Dia bisa mengalunkan sebuah nuansa kesyahduan, kegetiran, hingga perjuangan. Berkali-kali saya [...] [...]
Posted by at Update Blog Indonesia on 6 Agustus 2009 at 22:02
[...] WS Rendra, Si Burung Merak Itu Telah Tiada, Menyusul Karibnya Mbah Surip Seperti sudah janjian, kini WS Rendra yang terkenal dengan syair-syairnya yang fenomenal, mengikuti jejak kehidupan selanjutnya bersama Mbah Surip. Baru berselang 2 hari, Si Burung Merak menyusulnya. Sungguh, penyair yang sudah resmi masuk Islam ini sangat saya kagumi. Banyak sekali kata-katanya menjadi inspirasi dan semangatku. Dia bisa mengalunkan sebuah nuansa kesyahduan, kegetiran, hingga perjuangan. Berkali-kali saya [...] [...]
Posted by ading on 7 Agustus 2009 at 00:27
Remember death. Create a still life, we will leave the world, or abandoned the world.
Posted by proku » Blog Archive on 7 Agustus 2009 at 00:39
[...] WS Rendra, Si Burung Merak Itu Telah Tiada, Menyusul Karibnya Mbah Surip Seperti sudah janjian, kini WS Rendra yang terkenal dengan syair-syairnya yang fenomenal, mengikuti jejak kehidupan selanjutnya bersama Mbah Surip. Baru berselang 2 hari, Si Burung Merak menyusulnya. Sungguh, penyair yang sudah resmi masuk Islam ini sangat saya kagumi. Banyak sekali kata-katanya menjadi inspirasi dan semangatku. Dia bisa mengalunkan sebuah nuansa kesyahduan, kegetiran, hingga perjuangan. Berkali-kali saya [...] [...]
Posted by Blog Pribadiki » Blog Archive on 7 Agustus 2009 at 05:24
[...] WS Rendra, Si Burung Merak Itu Telah Tiada, Menyusul Karibnya Mbah Surip Seperti sudah janjian, kini WS Rendra yang terkenal dengan syair-syairnya yang fenomenal, mengikuti jejak kehidupan selanjutnya bersama Mbah Surip. Baru berselang 2 hari, Si Burung Merak menyusulnya. Sungguh, penyair yang sudah resmi masuk Islam ini sangat saya kagumi. Banyak sekali kata-katanya menjadi inspirasi dan semangatku. Dia bisa mengalunkan sebuah nuansa kesyahduan, kegetiran, hingga perjuangan. Berkali-kali saya [...] [...]
Posted by | Blog Indonesia on 7 Agustus 2009 at 05:52
[...] WS Rendra, Si Burung Merak Itu Telah Tiada, Menyusul Karibnya Mbah Surip Seperti sudah janjian, kini WS Rendra yang terkenal dengan syair-syairnya yang fenomenal, mengikuti jejak kehidupan selanjutnya bersama Mbah Surip. Baru berselang 2 hari, Si Burung Merak menyusulnya. Sungguh, penyair yang sudah resmi masuk Islam ini sangat saya kagumi. Banyak sekali kata-katanya menjadi inspirasi dan semangatku. Dia bisa mengalunkan sebuah nuansa kesyahduan, kegetiran, hingga perjuangan. Berkali-kali saya [...] [...]
Posted by fajrul on 7 Agustus 2009 at 16:44
selamat jalan. .karya-karya dan namamu selalu dikenang
Posted by david on 7 Agustus 2009 at 19:18
Selamat jalan mbah surip dan ws rendra,
http://wwwvideoindonesia.blogspot.com
Semoga arwah keduanya diterima disisi Nya.Amin