Belajar Fotografi: Jeda dalam Memotret!


Betul kata orang-orang tua dahulu, bahwa “urip kui butuh rekoso lan rumongso” atau “hidup itu membutuhkan kerja keras dan tahu diri”.

Nah, kebetulan, seminggu terakhir ini saya benar-benar sedang menikmati kesendirian tanpa hiruk pikuk macam-macam, terutama kegiatan motret-memotret (fotografi). Selain tidak jepret, saya juga tak pernah sekalipun melihat-lihat koleksi foto saya. Saya benar-benar ingin ‘jeda dalam memotret’.

Kemudian, hari ini, saya agak terkejut, ketika seorang teman mengajak saya hunting motret besok siang. Maka, malam harinya, saya mencoba mereview, mengulas ulang, mengevaluasi, dan mencoba merencanakan masa depan dan esok hari terkait dunai fotografi yang saya geluti ini.

Saya mengevaluasi dan mengkritik hasil saya sendiri. “Oh, selama ini rupanya foto-foto karya saya itu kekurangannya ini toh. Dibandingkan dengan karya teman yang itu, saya punya kekurangan disini. Dibanding teman yang lain, saya kurang disini. Dibanding yang ini, saya punya kelebihan disini. Dan seterusnya…” itulah fikiran saya pada waktu itu.

Setelah semua aktivitas, proses, dan hasil karya fotografi saya, saya evaluasi dan renungkan, saya pun mencoba untuk melihat hari esok dan masa depan. Muncul berbagai pertanyaan dalam benak saya, diantaranya: “apa benar, dengan segala kekurangan saya ini, saya akan serius mendalami fotografi?”, “benarkah, pekerjaan memotret ini dapat menghidupi saya esok hari, dan menjanjikan buat masa depan saya?”, “jika memang bisa, apa yang harus saya lakukan?”, “kekurangan apa saja yang saya punyai yang dapat saya benahi dan tingkatkan?”, “bagaimana esok saya harus lebih baik lagi?”, dan bla-bla-bla lainnya…

Puji syukur pada Tuhan, malam itu menjadi malam berharga bagi saya. Saya benar-benar menikmati renungan saya atas kegiatan fotografi saya. Saya harus berdoa, berusaha, dan komitmen atas hasil renungan saya tersebut. Saya pasti bisa sukses dalam fotografi!

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Ambillah jeda sesaat, renungkan apa saja yang telah kita lakukan selama ini. Evaluasi diri dan karya kita. Lalu, buktikan, bahwa esok kita bisa menjadi lebih baik lagi. Amin… (Mishbahul Misbah Munir)

About these ads

3 responses to this post.

  1. amin3x… :) *iseng nyasar disini.. makasih mas mish, aku dpt pencerahan dari sini :

    “Ambillah jeda sesaat, renungkan apa saja yang telah kita lakukan selama ini. Evaluasi diri dan karya kita. Lalu, buktikan, bahwa esok kita bisa menjadi lebih baik lagi. Amin…”

    Balas

  2. artikelnya bagus… semangat ya pak..
    http://megalibraryonline.com/me1/photography-ebook

    Misbah says: Terimakasih pak Asep. Semangat dan sukses selalu juga buat Anda ya… :)

    Balas

  3. ma kasih mas…Oh, selama ini rupanya foto-foto karya saya itu kekurangannya ini toh. Dibandingkan dengan karya teman yang itu, saya punya kekurangan disini. Dibanding teman yang lain, saya kurang disini. Dibanding yang ini, saya punya kelebihan disini. Dan seterusnya…” introfeksi… koreksi diri…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 17.370 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: