“Makan Gaji Buta” dalam Bekerja: Evaluasi untuk Institusi dan Individu Si Pekerja


Saya sempat terkaget dan agak shock ketika mendengar salah satu teman kerja mendadak mengatakan kalimat ‘wah, makan gaji buta lagi ini’. Saya terkaget karena kalimat itu diucapkan ketika saya hendak berbalik badan karena sudah pamit mau keluar ruangannya. Semoga hanya prasangka saya saja bahwa kalimat itu ditujukan kepada saya, karena setelah saya konfirmasi lewat SMS pun tak dijawabnya.

Namun, dari cerita di atas, terlintas dalam benak saya, ada pelajaran yang bisa kita ambil. Salah satu pelajaran tersebut yaitu perlu adanya evaluasi sistem di institusi dan diri si pekerja. Karena, menurut saya, inilah penyebab mengapa seorang pekerja bisa dikatakan ‘makan gaji buta’ tadi.

Pertama, perlu adanya evaluasi sistem, terutama yang terkait kontrak kerja dan sistem yang menyangkut sumber daya manusia yang ada di institusi yang mempekerjakan seorang atau lebih pegawai. Seorang karyawan dapat disebut ‘makan gaji buta’ karena dia menerima gaji, upah, atau kompensasi tanpa menunjukkan hasil atau proses kerjanya sebagai imbal balik kepada institusi tempatnya bekerja. Saya yakin, dengan adanya peraturan kerja, job description, struktur organisasi, dan kontrak kerja yang jelas, semua personel dalam sebuah organisasi tak akan ada yang ‘menganggur’ atau tak maksimal dalam kerja tapi tetap menerima gaji.

Penyebab kedua adalah, kemungkinan sumbernya dari si pekerja tersebut. Hal ini lebih disebabkan oleh kompetensi yang kurang, kemampuan kerja yang tidak maksimal, kemalasan dari pekerja itu sendiri. Ketika lolos seleksi untuk bekerja di sebuah tempat, seorang pekerja harus mempersiapkan diri dengan berbagai kemungkinan yang terjadi yang terkait dengan pekerjaannya. Penyebab individu ini bisa dihindari dengan syarat, masalah pertama diatas terjawab. Dengan adanya peraturan, job description dll di atas, saya yakin semua faktor individu dapat diminimalisir dengan maksimal.

Semoga bermanfaat! (Mishbahul Munir)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: