Etika Bersedekah: Refleksi Meninggalnya 21 Pengantri Zakat di Pasuruan Jawa Timur


Bila melihat secara seksama atas kasus meninggalnya 21 pengantri zakat di Pasuruan Jawa Timur yang dibagikan oleh salah seorang hartawan disana, hampir sama dengan peran yang dimainkan oleh Jarwo Kuwat dalam Sinetron “Para Pencari Tuhan” baik Jilid 1 maupun 2. Pak Jalal, begitu namanya, selalu pusing kalau mendengar sudah tidak ada orang miskin di desanya. Apalagi kalau si Asrul mendapatkan kerja atau menolak pemberiannya.

Tabiat buruk Pak Jalal yang suka meremehkan orang miskin menurut saya hampir sama dengan Pak Haji Kaya Raya di Pasuruan itu. Terkadang Pak Jalal suka pura-pura menjatuhkan uang dengan sengaja agar dipungut oleh si miskin. Setelah itu, sebagai kompensasi atau bayaran karena sudah memungutkan uangnya, si miskin diberi imbalan.

Ini jelas bukan ajaran Islam yang sesungguhnya. Ini hanya akan memperburuk citra Islam di mata dunia, baik orang Islam sendiri maupun yang bukan Muslim. Alloh swt dalam salah satu ayat menyebutkan bahwa, tugas kita sebagai ummat adalah menunjukkan bahwa Islam itu baik dan indah. Soal hasilnya atau orang lain mendapatkan hidayah atau tidak, itu urusan Alloh swt.

Seharusnya, bila seseorang ingin mengeluarkan zakat, shodaqoh, atau infaq, dia lah yang harus mendatangi si miskin. Bila perlu tanpa sepengetahuan orang lain, agar niatnya makin ikhlas di depan Alloh swt. Kasus yang banyak adalah mengeluarkan zakat, shodaqoh atau infaq dengan ramai-ramai agar dilihat orang banyak. Wallahu a’lam, hanya Alloh swt yang tahu niat dalam hati seseorang. Saya hanya bisa melihat apa yang kasat mata terlihat dan apa yang terjadi saja.

Satu hal yang perlu diingat, bahwa dengan adanya lembaga amil zakat, shodaqoh, dan infaq adalah berfungsi untuk membantu orang yang ingin berzakat. Jadi, buat apa harus repot-repot berpanas ria, panggil keamanan, bahkan sampai ada mati? Tinggal pilih mana LAZIS yang terbaik reputasi dan profesionalitasnya toh?

Semoga bermanfaat. Misbah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: