Ucapan-Ucapan Hari Raya Idul Fitri 1429H Buatku


Pertama,

“tari zafin rentak melayu. rentak langkah hitungan delapan. idul fitri telah datang, salah dan khilaf mohon maafkan. selamat merayakan idul fitri 1 syawal 1429 H ya. mohon maaf lahir dan batin”. –form jogja with love, Farid–

Kedua,

“di hari yang fitri ini dengan nawaitu yang ikhlas kami sekeluarga mengulurkan tangan untuk mohon maaf lahir bathinb, dan semoga Alloh swt selalu melindungi dan memberkati hidup kita. amin” –Keluarga H. Sangadji, Maluku–

Ketiga,

“ya Alloh, ampuni yang baca SMS ini. dia banyak dosanya saya sih udah maafin dia. mohon maaf lahir batin ya” –adit, temen kuliah–

Keempat,

“jambangan indah lagi berseri, menjadi hiasan di hari yang suci, SMS dikirim pengganti diri, cerminan dari silaturahmi. selamat hari raya idul fitri. mohon maaf lahir dan batin.” –Yeni, Bali–

Kelima,

“firdaus yang indah lagi berseri, menjadi hiasan di idul fitri, SMS dikirim pengganti diri, tanda ingatan tak layu di hati, mohon maaf lahir dan batin” –Septi, Dini Advertising Yogyakarta–

Keenam,

“ketika selembar kertas putih telah ternoda, inginku hapus semua coretan itu. di hari penuh fitri ini, ijinkan aku membersihkan diri dengan meminjam penghapusmu. mohon maaf lahir dan batin.” –Wulan, Jogja–

Ketujuh,

“headline today 1 syawal 1429H. big match: kamu vs M. Arif. stadion: dunia fana hasil akhir 0-0 sportif, sama-sama ikhlas ya?” –M. Arif, UII Jogja–

Kedelapan,

“pagi ini datang kepadaku 6 orang sahabat: iman, sehat, mulia, bahagia, sabar, dan rizki. mereka sangat ingin tinggal bersama keluargamu, kemudian kutunjukkan rumahmu. semoga saat ini sudah tiba. selamat idul fitri 1429H, mohon maaf lahir dan batin.” –Ninie FSY, Kedaulatan Rakyat Yogya–

Kesembilan,

“hari ini, udah sholad id. udah makan lontong opor. udah sungkem sama ortu. udah ke rumah sodara. ups, ada satu yang belum, ngucapin mohon maaf lahir dan batin. 0-0 ya..” –Hasrul, Kalimantan–

Kesepuluh,

“Selamat idul fitri. mohon maaf lahir dan batin.” –Amanda, Kompas DIY-Jateng–

Kesebelas,

“anak kodok makan ketupat, dia makan sambil lompat-lompat. berhubung jabat tangan tidak sempat, lewat SMS pun no what-what. selamat idul fitri ye..” –Ivan dan keluarga, Ambon–

Ke duabelas,

“biar cuma lewat hape. biar cuma harga cepe. biar cuma kata sepele. biar ampe jempol cape. yang penting ucapan guwe nyampe. met lebaran ye.” –Ipung, Mirota Batik Jogja”

Ke tigabelas,

“salamun’alayk. taqobbalallohuminna waminkum. may Alloh deign to accept our deeds and mercifully allow us to meet d’next soulful Ramadhan. mohon maaf lahir batin. tq” –Asih, Lampung–

ke empatbelas,

“ginarung suantening takbir kang rumesep sak jeroning kalbu hanglumeraken atosing roso hanuwuhaken rumaos lepat kanti andaping manah soho nyuwun samodraning pangaksami. hangaturaken sugeng riyadi.” –Trisihono, UIIPress, UIINews, Yogyakarta–

ke limabelas,

“bila ada kata terselip dusta. ada sikap membekas lara dan ada langkah menoreh luka. semoga masih ada maaf yang tersisa. minal aidin wal faidzin. mohon maaf lahir batin.” –Ali Hifni, PP Sunan Pandanaran Yogyakarta–

selanjutnya,

“suruping hyang arka tiningkah takbir ngluhuraken asma Gusti, yekti dadya tengara wiyosing idul fitri. sugeng riyadi, mugi lebur sadaya kalepatan” –Rahajeng, Joglo Semar Solo–

dan masih banyak lagi yang lain. terimakasih kepada semua yang telah memaafkan saya. semoga kita dapat tiap saat mencintai Alloh swt. amin. walaupun kadang jawaban cuman singkat: “iya, sama2”, “ok, 0-0”, dan lain sebagainya. Yang tidak muncul disini bukan berarti ucapannya tak bagus ya.. Misbah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: