Tenarnya Sepatu Ukuran 10 Milik Muntazer al-Zaidi, Sang Pelempar Bush, Presiden Amerika Itu


3130622pKetika pagi-pagi selepas lembur kemarin, saya melihat berita dengan tertawa geli sendirian. Saya senyum-senyum melihat Presiden Bush dilempar sepatu oleh seorang wartawan stasiun TV Al-Baghdadia, Muntazer al-Zaidi, ketika sedang jumpa wartawan di Irak, 14 Desember 2008 itu.

Bush menganggap insiden itu ”menarik”. Begitu tulis Kompas menulis dalam beritanya. Bahkan, bagi Bush, insiden itu merupakan yang paling aneh selama menjadi presiden. ”Itu pertanda masyarakat bebas. Rasanya seperti kampanye politik dan kita diteriaki publik. Ini cara menarik perhatian. Saya tidak tahu kenapa dia melemparkan sepatunya yang ukuran 10,” kata Bush bercanda.

Hehe..

muntazer-al-zaidiInilah kalau seorang wartawan sudah tidak obyektif lagi menilai sebuah obyek pemberitaan. Dia melepas bajunya dari etika jurnalistiknya. Dia tidak bisa melepaskan diri dari kepentingan pribadi dan kelompok atau negaranya. Menurut saya, kejadian ini muncul dari ‘kejengkelan’ yang begitu membuncah dalam pikiran Muntazer. Berbagai fenomena yang selama ini terjadi di Irak, dan hubungan Amerika, terutama keterlibatan Bush, menjadikannya geram.

Namun, sekali lagi, seorang wartawan, dalam kondisi apapun, dia harus bisa obyektif dalam segala proses kerja jurnalistiknya. Bagaimana menurut Anda?

2 responses to this post.

  1. Posted by Adythia on 19 Desember 2008 at 03:44

    Apapun alasannya, Zaidi adalah pahlawan. Dia orang besar yang rela berkorban untuk bangsa dan negaranya, meski dengan cara yang aneh. Tapi saya amat sangat setuju menyebut dia sebagai PAHLAWAN……

    Balas

  2. setuju, aku juga lebih sepakat mengatakan bahwa dia adalah orang yang pemberani. Te O Pe Be Ge Te lah, untuk keberaniannya! Sip, aku mendukung hehe.. Apalagi dia juga memiliki pengalaman traumatis yang menyebabkan terjadinya insiden itu, so dia tak sepenuhnya bisa dipersalahkan. Aku juga lebih teramat sangat cenderung sekali untuk membela dia. Ayo Muntazer, semangaaatt..!! Bukannya memprovokasi untuk bertindak anarkhis, tapi Bush memang sudah sangat keterlaluan, sudah teramat sangat berlebihan sekali, sudah jauh keluar jalur. Huh, jadi emosi, nih! Hehe…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: