saran untuk MUI: fatwa haram kendaraan beremisi tinggi harus ada


Mari kita berpikir bersama-sama dan berdiskusi. Bagi para peneliti yang berminat dibidang transportasi, lingkungan, kesehatan, kimia, dll, ini adalah sebuah tantangan. Jadi begini, kira-kira, tinggi mana polusi yang diakibatkan oleh 100 perokok dengan Dji Sam Soe kretek di dalam ruangan tertutup selama 5 menit, dengan 1 buah bis kota atau truk dengan 2.400 cc menggeber mesin juga selama 5 menit dan di ruang tertutup pula?

Perkiraan logika saya, sepertinya polusi yang diakibatkan gas buang emisi bis atau truk tersebut akan lebih tinggi. Dan, jadinya, lebih mematikan polusi yang diakibatkan kendaraan bermotor yang gas buang emisinya sudah diatas ambang batas daripada asap para perokok. Nah, atas fatwa haram rokok, MUI perlu belajar dengan serius disertai penelitian akademis. Jangan asal-asalan dan cuman kepentingan politis saja yang dikejar. Kemudian, jika terbukti nantinya polusi kendaraan bermotor lebih tinggi, maka, MUI perlu membuat fatwa haram tentang larangan kendaraan beremisi tinggi! Termasuk, petugas uji emisi yang asal-asalan memberikan ijin lulus uji emisi itu juga ‘dikafirkan. hehe… Bagaimana menurut Anda? —mishbah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: