kasus foto-video kontroversi Praja IPDN: waduh-waduh, kian banyak saja kasus pornografi di institusi pendidikan Indonesia


Foto-foto syur dan bugil para pendidik dan atau peserta didik di institusi pendidikan Indonesia, kian hari kian banyak beredar. Yang terbaru ini adalah kasus foto-foto syur dan bugil, yang diduga pelakunya adalah mantan Praja IPDN. Berita beserta foto-foto itu telah beredar luas di internet. Diduga, foto-foto bugil syur/bugil ini dilakukan oleh seorang praja wanita bernama SM dari Papua. Dia kini bekerja di Kabupaten Sorong. Ketika tadi malam dilansir oleh TV-One, SM saat ini sedang cuti melahirkan.

Menurut berbagai media, foto yang beredar tersebut terdapat 13 gambar. Namun, dalam sebuah diskusi di TV-One juga, Roy Suryo menyatakan bahwa foto-fotonya terdapat 30 foto. “Foto itu berasal dari video yang di capture agar lebih bercerita. Entah, mengapa videonya tidak disebarkan sekalian. Kita belum tahu apa maksud atau motif penyebaran ini. Jika saya diminta untuk menyelidiki lebih lanjut akan saya lakukan. Pasti akan ketahuan kok,” tutur Roy Suryo. Dalam salah satu foto, Roy menjelaskan, terdapat foto SM sedang mengenakan seragam IPDN berwarna putih. Diketahui, dan dibenarkan oleh pihak IPDN, dia adalah alumni IPDN angkatan 16.

Menurut Roy Suryo, foto-foto syur ini menggambarkan SM sedang telanjang dalam posisi telentang, telungkup, hingga berhubungan intim dengan seorang pria. “Sepertinya, SM menikmati hubungan ini. Salah satu gambar menunjukkan, SM dengan mata terpejam memeluk laki-laki yang tidak terlihat wajahnya itu. Perbuatan syur tersebut sepertinya dilakukan di sebuah kamar,” analisis Roy Suryo.

Berita ini tentu sangat menghebohkan IPDN yang sedang dalam usaha untuk membersihkan diri. Dan jika dilihat bahwa sebenarnya bukan salah IPDN karena SM adalah alumni IPDN dan foto-foto itu dilakukan, kemungkinan, setelah dia lulus dari IPDN. Tetapi, Roy Suryo, menafsir bahwa foto itu dibuat ketika SM masih pendidikan di IPDN.

Waduh-waduh, kemaren baru saja kasus Guru dan Siswa di Kupang belum rampung, sekarang muncul lagi kasus yang lain. Dan, pastinya, menurut saya, jika kita mau jujur dan berkenan dengan seksama melihat lingkungan sekitar kita, pasti banyak sekali perbuatan asusila atau hubungan suami istri tanpa pernikahan ini. Skandal yang kian membuktikan kerusakan moral bangsa Indonesia. Jika dirunut, ini juga efek dari kebebasan informasi yang sangat hebat dengan adanya internet. Parahnya lagi, dunia pendidikan Indonesia belum bisa membentengi para pendidik dan peserta didik untuk meng-counter akan hal ini. Entah itu belum suksesnya sex education, atau perilaku tauladan dari sang guru atau dosen.

Lebih miris lagi, bagaimana jika mata pelajaran atau mata kuliah moral dan keagamaan kian hangus dari institusi pendidikan di Indonesia. Akan seperti apa jadinya bangsa Indonesia? Bagaimana menurut Anda? Apa yang harus kita perbuat? —Munir

3 responses to this post.

  1. Posted by ummu_safira on 27 Juli 2009 at 02:24

    semua berawal dari jauhnya remaja sekarang dari agama, dan adanya liberalisasi pada remaja sehingga satu-satunya cara adalah kembali ke aturan sang khalik dan dalam sistem pergaulan Islam bukan dengan sosialisasi kespro atau sex education yang nyatanya malah membuat remaja semakin penasaran akan sex

    Balas

  2. Posted by spidermanto on 24 September 2009 at 00:37

    menurut saya sampe bbrp generasi ke depan bangsa ini akan brtambah rusak moralnya, dijamin 100% gk pake diskon. hehe subhanallah.

    Balas

  3. kalo semua orang memberikan porsi yang lebih pada pendidikan agama, bisa di pastikan hal-hal seperti ini akan bisa dicegah….

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: