mandi besar atau jinabat: salah satu jalan meraih atau mendapatkan energi positif dalam hidup


Mungkin ini bukan hanya sekedar pengalaman pribadi, tapi sudah dibuktikan banyak orang, terutama sahabat-sahabat saya seperjuangan di sebuah kelompok pecinta ilmu jasmani dan rohani.

Terbukti bahwa, dengan mandi besar atau juga dikenal dengan jinabat, dapat membuat kita kian ‘segar’ dalam segala hal, baik fisik maupun psikologis kita. Sebagai salah satu contoh adalah ketika kita telah baligh, dengan keluarnya sperma, dalam Islam kita diwajibkan untuk mandi besar. Juga, selepas seseorang berhubungan suami istri, dia di fardhukan untuk jinabat.

Jinabat secara harfiah atau fisik berfungsi untuk menghilangkan kotoran yang ada di tubuh manusia, memperlancar aliran darah, membuka pori-pori dan dapat membantu mengeluarkan toksin, serta memberikan kesegaran setelah diguyur air seluruh tubuh dari ujung rambut hingga ujung kuku kaki kita. Sedangkan, secara bathiniah atau secara kerohanian atau metafisik, dia bermanfaat untuk menghilangkan energi negatif dari diri kita.

Bicara soal energi negatif, sumbernya dari beragam hal. Pikiran kotor kita, polah tingkah hidup kita yang tidak ‘baik’, dengki terhadap orang lain, kebiasaan buruk kita dalam sehari-hari seperti sumpah serapah, marah-marah, menggunjing atau membicarakan kejelekan orang lain, dan masih banyak lagi sumber kenegatifan.

Nah, lalu, bagaimana tatacara yang baik ketika kita ‘mandi besar’? Berikut tips yang bisa kita coba:

  1. Carilah air bersih dan membersihkan, bisa air sumur, sumber alami dan lain sebagainya. Yang penting bersih, tidak ada unsur kotor dan najis.
  2. Lebih baik dan dianjurkan carilah air yang mengalir, bukan yang sudah ada di bak mandi yang diam. Jika punya, pakai saja shower. Hal ini untuk menjaga agar air tetap terjaga kebersihannya atau tercampur dengan zat atau unsur yang tidak baik.
  3. Jika mandinya malam, usahakan gunakan air hangat dengan kadar panasnya sekitar 32-35 derajat Celsius.
  4. Sebelum memulai, berdoalah dulu dengan seksama dan serius. Niatkan bahwa kita mandi besar untuk menghilangkan kenegatifan dan kekotoran yang ada di jasmani dan rohani kita.
  5. Basuhkanlah air dari atas kemudian ke bawah, atau dari kepala ke arah kaki. Pastikan seluruh lobang yang ada ditubuh kita juga terkena air. Hidung, telinga, mulut, dan lobang tengah yang ada ditubuh kita.
  6. Jika memungkinkan, gunakanlah sampo dan sabun yang menawarkan aroma wewangian yang halus. Pada waktu tertentu, cobalah menggunakan air yang dicampuri bunga segar yang Anda sukai.
  7. Sambil membasuh atau mengguyur seluruh tubuh, pijitlah dengan ringan seluruh tubuh kita.
  8. Setelah mandi selesai, semprot tubuh kita dengan minyak favorit kita.
  9. Minum-minuman favorit yang panas atau hangat.

Terakhir, selamat mencoba. Selain membasuh tubuh mandi, sesekali cobalah dengan berendam. Jika perlu, pagi dan malam hari lakukanlah mandi besar ini, dan rasakan sendiri efek positifnya bagi raga dan jiwa kita. Semoga bermanfaat. —Mishbahul Munir

One response to this post.

  1. Posted by Kakasih on 10 Agustus 2010 at 12:33

    Kasih tau jg dunk, mana yg fardhu dan mana yg sunnah nya… Trims :)

    Misbah says: setahu saya, yang wajib kita lakukan itu adalah mandi besar (jinabat) yang dilakukan usai kita melakukan hadas besar, seperti hubungan suami istri. sunnahnya, banyak sekali dalam tuntunan agama kok. silahkan mencari dibanyak literatur bacaan agama ya…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: