Rangkuman alasan Mengapa Megawati Ditolak Suporter Facebook (Say NO to Megawati): yang Kontraversial dan Kader Mega Sempat Panas dan Kebakaran Jenggot


Mengapa Megawati ditolak?

Berikut daftar rangkuman sementara (karena kian hari terus bertambah) sikap suporter “Say No to Megawati” sejak diluncurkan: (bahasanya sudah saya ubah sedemikian rupa agar lebih sopan, karena kalau lihat aslinya, bahaya sekali. Kalau gak percaya daftar aja dimilis 4w4reness@yahoogroups.com dan mubi@yahoogroups.com agar tau aslinya ya…). Entah bener atau tidak fakta-fakta di bawah ini, mohon maaf, saya hanya menyampaikan apa yang ada di milis dan facebook tersebut. Saya tidak tahu menahu sama sekali maksud dibalik ini semua. Apakah unsur politis dari lawan politik Mega. Atau apalah itu.

o- Dalam 3 tahun masa pemerintahannya, menjual aset BUMN (salah satunya Indosat), yang hingga saat ini momen ekonomi yang paling di sesali oleh para ekonom Indonesia karena dianggap paling tidak realistik.
o- Alih-alih mendamaikan Aceh, malahan mengirim serdadu dan tentara pembunuh untuk menghabisi GAM. Padahal sebelumnya nangis-nangis tak akan melihat airmata lagi di Aceh.
o- Kurang bisa berkomunikasi dengan baik ketika siaran langsung (live). Kelihatan tidak cerdas.
o- Cepat ngambek atau marah-marah jika kepancing emosi dan perasaan kewanitaannya.
o- Nggak bisa terima dan berbesar hati kalau kalah. Buktinya, diundang untuk pelantikan presiden baru tidak mau hadir. Diundang acara 17 Agustus-an sebagai Mantan Presiden nggak mau datang. Itukah seorang negarawan?

o- Omongane mencla-mencle. Katanya menolak BLT, tapi akhir-akhir ini kemudian mendukung.

  • Selalu merasa paling baik yang dilakukan di masa pemerintahannya ketimbang pelanjutnya.
  • Maaf, terlihat kurang terpelajar. Diamnya Mega seperti nggak tahu mau ngomong apa.
  • Di masa pemerintahannya, ada 12 kali teror terjadi di Indonesia. Inilah resiko jika pimpinan negara dari Sipil. (1). Bom Plaza Atrium Senen Jakarta, 23 September 2001; (2). Bom Restoran KFC, Makassar 12 Oktober 2001; (3). Bom sekolah Australia, Jakarta 6 November 2001 di Australian International School (AIS), Pejaten; (4). Bom malam Tahun Baru 1 Januari 2002 Granat manggis meledak di depan rumah makan ayam Bulungan; (5). Bom BALI 12 Oktober 2002, Tiga ledakan mengguncang Bali, 202 korban yang mayoritas warga negara Australia tewas; (6). Bom Restoran McDonald’s Makassar 5 Desember 2002 bom rakitan yang dibungkus wadah pelat baja; (7). Bom Kompleks MABES POLRI Jakarta 3 Februari 2003 bom rakitan meledak di lobi Wisma Bhayangkari Mabes Polri Jakarta; (8). Bom Bandara Cengkareng Jakarta 27 April 2003 bom meledak di area publik di terminal 2F; (9). Bom JW Marriott 5 Agustus 2003 bom menghancurkan sebagian hotel JW Marriott; (10). Bom cafe, Palopo 10 Januari 2004 di Palopo Sulawesi menewaskan 4 orang; (11). Bom KEDUBES AUSTRALIA 9 September 2004 ledakan besar terjadi di depan Kedubes Australia. Salah satu yang terbesar adalah 12 Oktober di Bali)
  • Lamban mengambil sikap dalam soal masalah genting negara. Terlihat kurang sigap.
  • Seperti cuma ndompleng nama besar ayahnya saja, tanpa bisa membanggakan ayahnya.
  • Banyak kader-kadernya terbukti melanggar pidana, preman, dan beberapa koruptor.
  • Mega, tipologi pemimpin yang melihat dari sisi negatif orang atau pemimpin lain. Dia bukanlah seorang negarawan sejati.
  • Berharap kelembutan dari Ibu Mega, tapi yang didapat adalah dendam kesumat yang selalu menggebu.
  • Kontrak politik yg diusung pun juga kurang kredibel dan elegan. Jika tak berhasil menurunkan sembako tak boleh maju lagi pada Pemilu 2014.
  • Awalnya bilang, turunkan harga sembako. Tapi setelah dikritik bahwa itu akan memukul kaum tani, eh akhirnya diganti: TINGKATKAN DAYA BELI MASYARAKAT.
  • Salah bahasa. Menyerukan untuk ‘mencoblos’ di hadapan ribuan massanya, bukan ‘mencentang’. Itu kan tak sesuai dengan aturan main Pemilu 2009.
  • Megawati nggak tahan kalau dikritik. Makanya banyak pendukung utamanya lari dan mendirikan partai lain seperti PDP.
  • Pulau yang kaya Minyak dan Gas, yaitu Sipadan-Ligitan lepas ke tangan negara jiran Indonesia. Kualitas diplomasinya rendah sekali di masa Megawati jadi Presiden.
  • Gak pernah sekalipun terlihat di depan umum menggunakan pakaian tradisional kebanggaan Indonesia.
  • Kapal minyak PT. Pertamina dilego dengan alasan yang dibuat-buat.
  • Megawati kurang mencintai seni. Tak pernah ke kampus (seperti ISI Yogyakarta atau ASRI). Tak seperti bapaknya (alm. Soekarno) selama 5 tahun 2 kali ke ASRI.
  • Kasus 27 Juli 1996 (Kudatuli?), Mega diuntungkan dalam kasus itu, memperoleh simpati rakyat sebagai orang yang dizalimi Orba, tapi setelah jadi presiden tidak ada tindakan berarti untuk mengusut kasus tersebut.
  • Pada 31 Maret 2009 sewaktu kampanye di Mojokerto nyalahin ibu-ibu karena gagalnya dia naik jadi Presiden untuk kedua kalinya pada 2004. Ibu-ibu itu dibilangin genit karena tak memilihnya. “Baru setelah harga sembako membubung tinggi, ibu-ibu menjerit dan sambat kepada saya. Untuk itu saya harap ibu-ibu tidak mengulang kesalahan yang sama pada pilpres mendatang. Khusus kepada seluruh kaum ibu yang hadir di lapangan Mojokerto ini, mengapa dulu tidak mau memilih saya?”
  • Negara dirugikan Rp 350 trilyun dalam export gas ke cina, yang mana keputusan itu dibuat oleh Megawati dan hendak menyeret SBY dan JK untuk bertanggung jawab atas kerugian tersebut. Alasannya bahwa SBY dan JK juga duduk di dalam kabinet yang dipimpin oleh Megawati.
  • PT. Freeport juga lepas ke Amerika atas keputusan megawati yang mana hak atas konsesi tambang tembaga di freeport bagi indonesia hanya ±5% dari nilai keseluruhan hasil mentah tambang tembaga dan hasil sampingan dari tambang tembaga di freeport antara lain 150 ton emas murni setiap bulannya yang seharusnya semua hasil sampingan tersebut milik indonesia. Bila kita hitung, hanya untuk hasil sampingan berupa emas murni, negara sudah dirugikan: 150 ton x 12 bulan x 25 tahun x 1.000.000 gram x Rp 250.000 = Rp 11.250.000.000.000.000 atau Rp 11.250 trilyun rupiah selama 25 tahun freeport beroperasi ke depan.

MEMBER HISTORY “Say No to Megawati” di Facebook:
April 7th 2009, 02:01 -> 6,059
April 14th 2009, 15:07 -> 96,029
April 14th 2009, 19:24 -> 97,109
April 15th 2009, 08:05 -> 98,363
April 15th 2009, 11:29 -> 99,000
April 15th 2009, 15:52 -> 100,000
April 16th 2009, 07:01 -> 101,763
April 16th 2009, 19:01 -> 102,908

SEBAGAI BANDINGAN:
> Say NO to PKS sudah punya suporter 216 (sangat lamban dan kurang digemari)
> Say NO to SBY-JK masih 26 suporter. Lajunya kayak keong. Mungkin dilematis juga org memberi kritik pedas terhdp pemerintahan ini. Padahal kekurangannya banyak.

(tulisan ini saya olah dan adopsi dari postingan “muhidin m. dahlan” atau “gusmuh12”, Date: Sun Apr 5, 2009 9:01 pm di milis: 4w4reness@yahoogroups.com dan mubi@yahoogroups.com)

13 responses to this post.

  1. Uraian di atas agaknya belum lengkap tanpa menyebutkan wakil presiden saat Megawati menjabat presiden. Dan tentunya juga para menteri dalam kabinet Gotong Royong.

    Balas

    • “Uraian di atas agaknya belum lengkap tanpa menyebutkan wakil presiden saat Megawati menjabat presiden. Dan tentunya juga para menteri dalam kabinet Gotong Royong.”

      apa anda belum lahir pada saat itu? kok nggak tau? Mega itu wakilnya gusdur atuh. gimana sih?

      Misbah says: Abah Bihun, terimakasih telah diingatkan soal Gus Dur (sebagai Presiden) dan Hamzah Haz (sebagai wakil Presiden ketika Mega menjabat). Namun, tulisan diatas didedikasikan khusus untuk Mega, bukan kedua orang tersebut. Terimakasih.

      Balas

  2. Posted by ricky on 17 April 2009 at 04:57

    lihat contoh Presiden Iran saat ini: Mahmoud Ahmadinejad.

    Balas

  3. Posted by Abang Yos on 17 April 2009 at 06:03

    Tulisan di atas cukup menarik, setidaknya sebagai bahan pertimbangan sosok calon presiden mendatang. Serahkanlah sesuatu pada ahlinya. Demikian pula untuk memilih presiden juli 2009, harus diserahkan kepada orang betul2 ahli dibidangnya, amanah, kredibel dan kapabel. Pilihlah presiden secara rasional, jangan emosional, bisa hancur bangsa ini. Bung Misbah, coba anda turunkan lagi cerita sosok capres yang lain (sby dan jk), biar imbang. Tks.

    Misbah says: Abang Yos, terimakasih atas komentar dan kunjungannya. Untuk sosok lain, segera menyusul, sedang saya rangkai. Terimakasih.

    Balas

  4. Posted by ghibran on 17 April 2009 at 14:35

    Megawati tuh presiden pengganti Gusdur. Bukan presiden TERPILIH, alias ban serep doang! Berani debat ama adik2 alamamaternya (UI)?
    mau?
    mau?
    mau?

    Misbah says: Ghibran, walaupun Megawati cuman ‘ban serep’, seperti yang anda sebut, tapi, secara resmi dia tetap presiden RI kan? bahkan, walaupun ‘ban serep’, masa jabatannya malah lebih panjang Gus Dur yang terpilih. Jadi, tanggung jawab tetap melekat padanya sebagai seorang Presiden.
    Maksud Anda mengatakan “Berani debat ama adik2 alamamaternya (UI)? mau?”, apa ya? Mohon dijelaskan dahulu agar saya tidak GeEr. Terimakasih.

    Balas

  5. memalukan jika punya presiden seperti yang diatas, apalagi setelah melihat wawancara eksklusif di SCTV OMG…. musibah bagi indonesia apabila ia terpilih jadi presiden!

    Balas

  6. Wah mantap analisanya… Saya baru nyadar jg tnyata gak pernah ya liat beliau pake baju tradisional negara kita.

    Balas

  7. Makanya pilih SBY… utk menyelamatkan Indonesia agar ga dipimpin orang BODOH….

    Balas

  8. Posted by joni on 1 Juli 2009 at 04:38

    setuju banget.. apalagi wapresnya prabowo. seorang penge**t yg kabur ke luar negri saat lengsernya ORBA. dan kembali setelah negara aman. Dasar pecun**ng sejati. (maaf sensor dikit, biar gak buat orang marah ya… -Misbah)

    Balas

  9. eehhh anjinglah kalian yang koment di atas… Aq SIAP BERDEBAT DENGAN ANAK UI TU…SIAPA TAKUTT… HJ.MEGAWATI SOSOK PRESIDEN TEGAS..AND TDK MEMBLE.. KAYAK BGUSSS AJA PRESIDEN SBY NE.. HA ASULAH KLIAN SEMUA”

    Balas

  10. I should admit this is one great insight. It surely gives a company the opportunity to get in on the ground floor and really indulge in creating something unique and tailored with their needs.

    Balas

  11. Posted by Bang Uddin on 27 Februari 2013 at 08:46

    Wakakak :D

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: