Baru Rampung Rapat DPR Setujui Tambahan Dana Anggaran Militer Rp 10 Triliyun, Disambut Kecelakaan Heli Jatuh!


Setelah ini, apalagi yang harus jatuh dari Indonesia ini?

Slamet Effendy Yusuf, seorang Anggota DPR RI dan tokoh khittoh NU, yang juga jadi ‘teman’ saya di Facebook menuliskan status seperti ini:

“Masygul betul. Tadi sore, baru saja keluar rapat kerja dengan Menhan dan Panglima TNI, ngomongin tentang kecelakaan pesawat AU, alutsista TNI, soal ambalat, dan persetujuan peningkatan anggaran Militer hingga Rp 10 trilyun, ehh sms masuk: ‘heli TNI AD jatuh!”. Duh Gusti, sampai kapan?”

Sontak saja, status itu menuai banyak sekali komentar. Ada yang bilang, “kalau sudah ganti presiden baru bisa aman berhenti musibah itu”.

Ada juga yang ngomong, “tak akan ada habisnya selama pemimpin kita masih berotak makelar dan mark up!”.

Komentar lain lagi seperti ini, “kok terjadi musibah terus di penerbangan kita ini ya, mungkin udara Indonesia saat ini tidak bersahabat, baru ancang2 untuk menghadapi Malasyia justru pesawat atau heli milik TNI kecelakaan! Alamat apa ini yah…?”

Seorang ibu pun urun pendapat, “sampai Tuhan gak marah lagi terhadap bangsa ini yang penuh dusta peguasanya terhadap alamnya dan terhadap rakyatnya………!!!!!!??????”

Teman lain pun nyeletuk, “pokoke nek Presidene dudu SBY  “insya’allah” musibah hilang. Coba diingat, sejak beliau dilantik langsung disambut bencana tsunami. Dan terus bencana tiap bulan sampai sekarang tiada berhenti. Kalau ingin bencana berhenti, berhentilah memilih SBY….” –> (Misbah: waduh, kalau ini pasti tim kampanye pasangan capres lain nih.. hehe…)

Terus, ada pula yang ngomongin gini, “anggaran deh pasti ujungnya, tapi buat APBN pendidikan biar aja diperjuangkan tetap 20% ato nambah pos yang lain aja yang ngalah buat nambah anggaran hankam dan TNI, ato ada yang setuju pendidikan 15% saja yang 5% buat tambahan alokasi tni/polri dan hankam?”

Nah, kalau ini lain lagi, “bagaimana kalau gaji DPR di potong buat beli alutsista atau buat proyek untuk produksi sendiri alat2 militer kita? Kapan pemimpinnya yang prihatin, rakyat mah sudah sering hidup prihatin!”

Saya secara pribadi mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya korban Heli tersebut. Semoga keluarga diberi ketabahan dan Indonesia bisa kian nambah hikmah atasnya. Amin.

Kalo Anda setuju yang mana? Atau ada pendapat lain lagi? –Munir–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: