Akhirnya, Dibayar Lunas, Termehek-mehek, Orang Ketiga, dan Face to Face Ditegur KPI


Inilah yang selama ini ku nanti-nanti. Akhirnya reality show yang membodohi masyarakat itu ditegur.  Semoga saja tidak hanya ditegur, tapi memang dihentikan penayangannya, seperti ‘Bukan Empat Mata’ dan ‘Curhat Anjasmara’ yang dihentikan.

Berikut berita selengkapnya:

Empat Reality Show Ditegur KPI

Kapanlagi.com – Jumat, Juni 12
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menegur empat program reality show televisi yaitu Dibayar Lunas, Termehek-mehek, Orang Ketiga dan Face to Face, karena melanggar ketentuan. Hal itu dikatakan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Pusat Fetty Fajriati Misbach usai Sosialisai Hasil Pemantauan di Batam, Kamis (11/6).

Ia mengatakan Termehek-mehek dan Orang Ketiga ditayangkan Trans TV, dan Face to Face yang ditayangkan ANTV ditegur karena menyiarkan acara yang mengandung kekerasan dan kata-kata kotor. “Kekerasan sudah melampaui batas,” kata dia.

Sedangkan program reality show Dibayar Lunas yang ditayangkan pada Sabtu, 6 Juni 2009 pukul 17.30 WIB di RCTI ditegur karena dianggap mengeksploitasi orang miskin. “Program ini dinilai mengeksploitasi orang miskin, tidak mendidik dan tidak manusiawi,” kata dia.

Selain menegur empat reality show, KPI juga menghentikan sementara program reality show Bukan Empat Mata dan Curhat Anjasmara.

Di tempat yang sama, anggota Dewan Pers Bekti Nugroho mengatakan tayangan reality show yang menawarkan kesedihan membuat masyarakat menjadi melankolis dan pesimistis. “Tayangan itu membangun generasi yang rapuh, tidak mengerti bagaimana berjuang,” kata Bekti.

Masyarakat, kata dia menjadi bingung dengan yang benar dan salah.

Sementara itu, perwakilan ANTV Edi mengatakan program reality show mendapatkan perhatian besar dari masyarakat, iklan pun tinggi, sehingga memberikan keuntungan kepada industri televisi. “Rata-rata share reality show di atas 10. Ini memberikan kontribusi besar untuk perusahaan,” kata dia.

Senada dengan Edi, perwakilan Trans Coorporation Panca mengatakan, reality show memberikan keuntungan kepada masyarakat. “Kalau reality show ditiadakan, nanti karyawan dipecat,” kata dia. (kpl/dar)

Gimana menurut Anda? –Misbah–

6 responses to this post.

  1. Posted by audy on 15 Juni 2009 at 09:35

    woi… rakyat indonesia udah kehabisan hiburan media televisi… pemerintah maunya apa sih????? apa2 di tutup, apa2 di larang, apa2 di haram kan…!!!! maunya apa??? rakyat indonesia udah sengsara… rakyat indonesia butuh hiburan… BUKAN EMPAT MATA, knp lagi??? kmrn EMPAT MATA di blokir ga boleh tayang, skr BUKAN EMPAT MATA di blokir lagi ga boleh tayang??? alasannya knp coba??? yg menyatakan di blokir itu ga punya TV ya??? tonton donk acaranya… apa layak di blokir??? isi tayangannya cukup menghibur… lucu… apalagi Tukulnya… hahahaha
    acara TV di indonesia udah ga bermutu… SINETRON-SINETRON seharusnya di blokir aja… TIDAK MENDIDIK SAMA SEKALI…!!!! mengajrkan kekerasan, mengajarkan penindasan, mengajarkan kebencian… serta mengajarkan menghalalkan segala cara utk mendapatkan sesuatu, bahkan mengajarkan bagaimana cara membunuh org…!!!! tolong perhatikan itu… jgn acar2 yg menghibur malah di blokir…!!! trus tayangan mengenai setan2 juga tolong di perhatikan, itu amat sangat merupakan tayangan yg tidak ada manfaatnya sama sekali….!!! membuat seseorg mjd penakut…!!! katanya pemerintah mau rakyat indonesia mau menjadi rakyat yg berani menghadapi setiap cobaan..???
    thank u hahahahahah…. \^_^/

    Balas

  2. Posted by abeje_janoko on 23 Juni 2009 at 06:32

    SAYA SETUJU SEKALI ITU ACARA REALITY SHOW DIBUBARKAN ATAU DIHAPUS JAM TAYANGNY AOLEH KPI !!!!

    Balas

  3. Posted by Siahaan on 1 Juli 2009 at 15:54

    Buat saudara Audy : Silahkan saja BUKAN EMPAT MATA lanjut terus.Tapi bertanggung jawab.Koq ya bisa di acara itu bisa keluar kata kotor (K*N**L)?Lah kalo di tonton anak2 bagaimana?Kemarin (EMPAT MATA) mempertontonkan Sumanto makan hewan hidup.DEBUS atau EMPAT MATA?Yang jelas dong.Masyarakat kepengen nonton EMPAT MATA bukan DEBUS.Ucapan2 seperti wong deso,membuat kesan org desa itu tertinggal,bodoh,kumuh,jorok,gak berbudaya.Kan kesian org desa.Mereka org sederhana yg polos.

    Balas

  4. Posted by Sofyan on 9 Juli 2009 at 13:34

    Iy,stuju acr yg mrndhkn mrtbat mnusia di ttup aja,lucu ala plwk kt cndrung mnghna kkrngn org lain.kl mlwk yg kreatiflah dgn tdk menghna kkurngn rknny,mslkn dg pntun yg lcu,dsb.realty show kbnykn d rkayasa.jd tdk mndidik.sy jg ga stuju kkrsn di jdkan hburn.

    Balas

  5. Posted by ar1 on 29 Juli 2009 at 17:29

    memang sebaiknya acara2 seperti itu di tertibkan,apa televisi sekarang sudah tidak bisa kreatif lagi untuk menyajikan acara yang lebih menarik,semoga KPI segera mengambil sikap untuk menertibkan acara yang tidak bermutu seperti CURHAT BERSAMA ANJASMARA,MASIHKAH KAU MENCINTAIKU,LEMON TEA,ORANG KETIGA,MATA2,dan masih banyak lagi acara2 murahan yang tidak mendidik.

    Balas

  6. Posted by iin on 8 Desember 2009 at 06:52

    kasian ya kalian mau aja dibodohi sama TV juga sama KPI… dua-duanya gak yang bener… sama sama mo cari untung….TV itu pembodohan otak manusia… gmn bisa ada KPI klo gak ada TV…kembali kejaman dulu aja de….

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: