Strategi “Gelitik Ulik” Produsen Alutsista: Agar Produknya Terjual


mungkin sajakan semua kemungkinan bisa terjadi?

Terpikir dalam pikiran dan hati saya, apakah mungkin, sebuah negara produsen alat utama sistem senjata (Alutsista) itu agar terjual produk-produk mereka, melakukan berbagai cara seperti ‘memprovokasi sebuah negara’, ‘mengajak perang’, ‘mengadu domba’ dengan negara lain atau tetangganya, dsb.

Nah, cara yang seperti ini saya sebut ‘gelitik ulik’! Mengapa? Kata ‘gelitik’ saya padankan dengan mengusik ketenteraman. Jadi, sebuah negara yang awalnya tenteram, di usik dengan cara-cara diatas agar terjadi sesuatu. Gelilah ekspresinya kalau orang itu digelitik. Kalau negara bicara macam-macam cara menanggapinya, bisa adu tegang, pamer alat perang, bahkan ngajak perang.

Kata ‘ulik’ dari kata Jawa, saya artikan hampir sama dengan gelitik di atas.

Nah, sebagai contoh kasus  terbaru, dengan ulah tetangga jiran kita, yaitu Malaysia yang ‘memanas-manasi’ Indonesia dengan kapal perangnya memasuki daerah wilayah Indonesia. Hayo, siapa yang bisa jawab, apa motif Malaysia melakukan hal ini? Apakah karena cuman ingin merebut daerah yang sudah jelas-jelas secara resmi milik Indonesia? Atau memang ingin menantang Indonesia berperang? Adu kekuatan?

Atau, ini pendapat saya, ada negara adi daya, yang punya industri produsen Alutsista, entah itu Amerika, Rusia, dll, yang ngompor-ngompori Malaysia supaya Indonesia ini sadar diri bahwa Alutsistanya itu malu-maluin. Sudah tak layak pakai lagi. Harus diganti. Atau beli nambah yang baru lagi!

Nah, kalau begitu, mau tidak mau, seperti berita yang terbaru, akhirnya Indonesia memutuskan menambah anggaran untuk belanja alutsista yang baru… Ah, atau bisa saja, militer Indonesia bekerjasama dengan militer Malaysia, untuk saling panas-panasan agar bisa nambah anggaran belanja alutsista mereka? TNI Indonesia minta Malaysia, agar anggaran tahun depan gol di DPR. Bisa saja kan?

Sangat mungkin kan? Gimana pendapat Anda? –Munir–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: