lagi-lagi soal cinta…


“cinta sejati itu menyembuhkan, bukan menyakitkan” [KCB].
dalam banyaknya diam terdapat kedalaman jiwa.
banyaknya bicara menutupi kedangkalan jiwa.
cinta membutuhkan kedalaman jiwa dengan cukup bicara.
ucapan sederhana menyejukkan jiwa
menyembuhkan kerinduan cinta.
ia tak butuh banyak meminta dan doa.
tapi ia membutuhkan kepasrahan atas segalanya.
serahkan cinta pada tashbih yang terus mengalun
dalam tiap detak kehidupan kita…
[ketika sulit memejamkan mata gara-gara mencoba menyelami cinta, dinihari, 4 Juli 2009]

One response to this post.

  1. aduh…, bahasa mu mas… tinggi amat.. ga nangkap di otak ku..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: