Telanjang Bugil Rame-Ramai di Kantor Hanya Biar Kompak?


kayaknya di Indonesia perlu dicoba ya? apa reaksi FPI? hehe...

Wah, ini cara pemasaran yang memang spektakuler!

Hanya untuk dalih agar tim tambah kompak, terbuka antar seluruh staf dan pimpinan, serta meningkatkan pelayanan dan penjualan ke konsumen mereka, sebuah perusahaan pemasaran dan desain, onebestway, di New Castle, bekerja tanpa sehelai benang pun yang melekat di tubuh mereka atas permintaan bos mereka yang berpendapat bahwa langkah itu dapat meningkatkan bisnis. Ini berlaku untuk semua umur, dari umur 50-an sampai yang masih 20-an tahun.

Cara ini memang sungguh jitu diberlakukan di sana. Perusahaan mendadak sukses dalam penjualan mereka. Coba bayangkan jika terjadi di Indonesia? Pasti sangat menarik kan? Atau tutup mendadak perusahaannya? Hehe…

Apa pendapat Anda? –Munir–

Telanjang di Kantor untuk Melatih Keberanian?

Kamis, 2 Juli 2009 | 23:06 WIB
KOMPAS.com — Sekelompok staf dari sebuah perusahaan di Inggris menemukan performa kerja yang lebih baik dengan bekerja tanpa mengenakan busana apa pun. Para karyawan di perusahaan pemasaran dan desain, onebestway, di New Castle, bekerja tanpa sehelai benang pun yang melekat di tubuh mereka atas permintaan bos mereka yang berpendapat bahwa langkah itu dapat meningkatkan bisnis.
Perusahaan yang terancam bangkrut ini telah memecat 6 karyawannya sejak bermulanya krisis keuangan. Untuk mengatasi masalah ini, seorang psikolog David Taylor diminta pendapatnya guna meningkatkan semangat kerja tim di perusahaan itu.
Hasilnya adalah Naked Friday atau acara yang diadakan sehari penuh pada hari yang ditentukan saat karyawan bekerja tanpa mengenakan busana apa pun. Kegiatan ini ternyata mendongkrak semangat kerja tim dan meningkatkan pendapatan perusahaan.
Front-of-house Manager Sam Jackson menjelaskan ke The Sun, “Ide ini memang brilian. Setelah kami saling berpandangan sambil telanjang, kami tidak menemukan lagi pembatas hubungan antara satu dengan lainnya.”
“Kami tidak tertekan (dengan kegiatan ini). Apabila kami ingin mengenakan pakaian atau celana dalam, kami bisa saja melakukannya. Namun, saya menyukai tubuh saya dan saya tak merasa malu,” jelas perempuan berusia 23 tahun itu.
Sepekan sebelum diadakannya acara ini, para karyawan dimotivasi untuk memfotokopi bagian tubuh mereka agar mereka merasa lebih percaya diri.
“Perlu waktu seminggu bagi David untuk membangun keberanian kami. Pertama kali melakukannya sangat membuat diriku cemas, tetapi begitu saya menjalaninya di kantor, saya benar-benar merasa nyaman,” ungkap Sam.
“Kami menjadi lebih terbuka dari sebelumnya dalam bercengkerama. Performa perusahaan juga meningkat drastis,” jelas Sam.
Sementara Direktur Pelaksana Mike Owen (40) mempunyai pendapat tersendiri mengenai kegiatan bertelanjang di kantor itu. “Kami bisa jadi berani atau gila. Tetapi saya ingin menyampaikan ke setiap orang bahwa mereka tidak harus melakukannya—hanya apabila keputusan itu merupakan keputusan yang tepat.”
“Sebagai perusahaan kreatif, kami mengajak klien kami untuk berani dan ini adalah cara menghadirkan keberanian pada diri kami,” ujar Mike Owen.

Kamis, 2 Juli 2009 | 23:06 WIB | KOMPAS.com — Sekelompok staf dari sebuah perusahaan di Inggris menemukan performa kerja yang lebih baik dengan bekerja tanpa mengenakan busana apa pun. Para karyawan di perusahaan pemasaran dan desain, onebestway, di New Castle, bekerja tanpa sehelai benang pun yang melekat di tubuh mereka atas permintaan bos mereka yang berpendapat bahwa langkah itu dapat meningkatkan bisnis.

Perusahaan yang terancam bangkrut ini telah memecat 6 karyawannya sejak bermulanya krisis keuangan. Untuk mengatasi masalah ini, seorang psikolog David Taylor diminta pendapatnya guna meningkatkan semangat kerja tim di perusahaan itu.

Hasilnya adalah Naked Friday atau acara yang diadakan sehari penuh pada hari yang ditentukan saat karyawan bekerja tanpa mengenakan busana apa pun. Kegiatan ini ternyata mendongkrak semangat kerja tim dan meningkatkan pendapatan perusahaan.

Front-of-house Manager Sam Jackson menjelaskan ke The Sun, “Ide ini memang brilian. Setelah kami saling berpandangan sambil telanjang, kami tidak menemukan lagi pembatas hubungan antara satu dengan lainnya.”

“Kami tidak tertekan (dengan kegiatan ini). Apabila kami ingin mengenakan pakaian atau celana dalam, kami bisa saja melakukannya. Namun, saya menyukai tubuh saya dan saya tak merasa malu,” jelas perempuan berusia 23 tahun itu.

Sepekan sebelum diadakannya acara ini, para karyawan dimotivasi untuk memfotokopi bagian tubuh mereka agar mereka merasa lebih percaya diri.

“Perlu waktu seminggu bagi David untuk membangun keberanian kami. Pertama kali melakukannya sangat membuat diriku cemas, tetapi begitu saya menjalaninya di kantor, saya benar-benar merasa nyaman,” ungkap Sam.

“Kami menjadi lebih terbuka dari sebelumnya dalam bercengkerama. Performa perusahaan juga meningkat drastis,” jelas Sam.

Sementara Direktur Pelaksana Mike Owen (40) mempunyai pendapat tersendiri mengenai kegiatan bertelanjang di kantor itu. “Kami bisa jadi berani atau gila. Tetapi saya ingin menyampaikan ke setiap orang bahwa mereka tidak harus melakukannya—hanya apabila keputusan itu merupakan keputusan yang tepat.”

“Sebagai perusahaan kreatif, kami mengajak klien kami untuk berani dan ini adalah cara menghadirkan keberanian pada diri kami,” ujar Mike Owen.

7 responses to this post.

  1. Posted by Tree on 11 Juli 2009 at 05:57

    wah sudah pasti hot+enak

    Balas

  2. enak banget tuh kantor ?? he he

    Balas

  3. emang nggak pada masuk angin ya…?

    Balas

  4. bagus bagus aja

    Balas

  5. Posted by ahmad ma'ruf on 29 Mei 2010 at 03:50

    untuk meningkatkan gairah kerja dan kenyamanan bekerja bukan dengan bugil tetapi dengan menigkatkan daya ESQ POWER. perbaiki emosi dan spiritual kita dengan syreat agama. thanks

    Balas

  6. Bagus tuh, boleh ditiru.he2..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: