Mobil Ganas Modif Nissan Skyline GTS-T dan Subaru WRX STI di Malaysia Milik Orang Medan!


hah, rupanya orang Indonesia ada yg kaya juga ya di Malaysia! tapi apakah tetap diperlakukan seperti babu juga?

Tomy Hakim, kelahiran medan, Sumatera Utara, lagi menuntut ilmu di Malaysia. Kini, mahasiswa Sunway University Collage itu sedang menyusun skripsi. Namun, hobinya terhadap modifikasi tak bisa ditinggalkan. Malah di negeri jiran itu Tomy mengoleksi Nissan Skyline GTS-T dan Subaru WRX STI yang keduanya sudah masuk kategori modifikasi kelas berat.

Terutama Subaru yang dibikin gahar untuk mengikuti track day di sirkuit Sepang. Penyelanggaraannya antara 1 dan 2 bulan sekali, dan pemuda berusia 20 tahun itu mengaku sudah beberapa kali masuk sirkuit internasional tersebut, plus yang di Pasir Gudang, Johor Bahru. Sementara itu, Nissan lebih pada estetika dengan sentuhan pada eksterior mengikuti versi GT-R.

387 hp on wheel
Ubahan pada Subaru hampir menyangkut semua bagian. Seperti eksterior, satu set risinal body kit dari Voltex ditebus sekitar Rp 51 juta (18.000 ringgit Malaysia), meliputi bumper depan dan belakang serta side skirt. Kemudian, di belakang ditambahi diffuser bikinan Voltex yang menempel dengan bumper.

Sektor mesin juga kena permak. Turbo standar STI diganti dari Garret GT30 untuk mengejar kick in yang suka telat dan menghilangkan lagging. Akselerasi juga ditingkatkan, terutama putaran bawah dengan menggunakan camshaftdurasi 264 derajat lengkap per klep dengan spring rate lebih tinggi.

Untuk turbo extractor pakai merek Tomei yang memiliki dimensi lebih besar 0,2 inci. Kemudian, radiator model satulayer ditukar model triple layer yang mampu menurunkan suhu mesin dari 90 ke 87 derajat. Sementara itu, ECU menggunakan STI Spec C yang bisa disetel. “Awalnya 0,8 bar, sekarang gue naikkin sampai 1,7 bar,” papar Tomy. Setelah itu di-mapping ulang pakai ECUtek reflash dengan menaikkan air fuel ratio dan ignition timing.

Hasilnya, dari dyno terakhir, 387 hp on wheel. “Kopling sering selip, makanya diganti dengan single clutch yang lebih keras dan jarak pompa lebih pendek,” aku Tomy. Untuk kaki-kaki, pakai HKS Hipermax, jauh lebih keras dan pas buat trek di Sepang, apalagi dipadu ban semi-slick.

GT-R V-spec II
Tomy yang tinggal di Subang (bukan di Jawa Barat, lho), Malaysia, ini ingin Nissan-nya itu punya tampilan seperti GT-R. Kebetulan, body kit GT-R V spec ditemukan di junkyard di KL (Kuala Lumpur). Kit GTR terdiri dari bumper depan plus double lip, bumper belakang dengan tambahan bibir di sisi kiri dan kanan.

Kurang puas dengan performa turbo bawaan standar, selain diganti, rumah alias housing turbonya dimodifikasi. Jadi, housing bagian depan diganti dengan tipe AR60 yang memiliki diameter lebih besar. Adapun belakangnya masih memakai bawaan GT30. Proses penggabungan dua housing itu dilakukan oleh mekanik dari Bangkok yang kebetulan datang ke Malaysia. Hasilnya, “Lumayan nendang dan tarikan jadi enak sekarang,” tutup Tomy.(Muhammad Balbed) sumber: kompas.com, Kamis, 9/7/2009 | 11:12 WIB.

2 responses to this post.

  1. thanks

    Balas

  2. Posted by dennis on 20 Januari 2010 at 10:12

    it body kit nya brapa gan??
    mangnya cman ad d kl??
    thx

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: