Beragam Spekulasi Kemungkinan dan Motif di Balik Bom Marriot & Ritz!


yah, semoga saja rakyat Indonesia yang tak berdoa tidak parah menerima akibat teror ini...

Kemungkinan itu semua bisa terjadi. Spekulasi juga banyak muncul di kalangan pengamat dan pelaku politik, bahkan menghinggapi seluruh rakyat Indonesia akan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi di balik kejadian tragedi meledaknya bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carl Jakarta, 17 Juli lalu.

Beragam kemungkinan itu di antaranya: pertama, pelaku memiliki kepentingan untuk mengalihkan perhatian masyarakat Indonesia dan dunia akan bibit-bibit kekisruhan atas hasil Pemilu 2009, baik pileg maupun pilpresnya. Hal ini bisa berasal dari 2 sumber, pemenang pemilu dan pecundangnya yang kalah.

Untuk pemenang, tujuannya adalah agar konsentrasi masyarakat berpindah pandang dari hasil dan fakta kekalahan partai dan calon mereka ke isu yang lebih mengglobal yaitu terorisme gaya bombardir. Lalu, untuk pihak yang kalah dengan kejadian ini mereka berharap, masyarakat kian mengetahui bahwa, si pemenang sebenarnya tidak layak terpilih, lagi. “Lha wong jelas-jelas gagal mengamankan Indonesia begini kok dipilih!”, begitulah rumor yang ingin mereka cam kan ke benak rakyat.

Itu kemungkinan yang bisa muncul, karena memang momentum yang diambil tepat telak ketika pemilu belum usia dan masih menyisakan berbagai masalah.

duh, korbannya rakyat yang tidak bersalah!

Kemungkinan kedua lainnya adalah seperti yang saat ini sedang digembor-gemborkan oleh para pemegang amanah keamanan di Indonesia, yaitu pelakunya itu memang murni teoris. Yang dituding kemudian beberapa nama seperti antek-anteknya Noordin M. Top, Jamaah Islamiyah, atau Al-Qaeda. Kemungkinan ini juga sangat mungkin saja.

Ketiga, yaitu ada motif lain yang memang didalangi oleh pihak luar Indonesia, yang berharap memetik sebuah ‘keuntungan’ sepihak bagi mereka. Motif ini bisa alasan ekonomi, perdagangan, persaingan kekuatan dan pertahanan, bahkan agama. Sungguh, ini bisa saja terjadi.

Keempat, ada pihak-pihak, baik internal orang Indonesia bekerjasama atau mempunyai jaringan yang bagus untuk mengobrak-abrik Indonesia. Jelas pula, motifnya adalah keuntungan sepihak juga.

Tapi, entahlah… ini hanyalah pikiran saya pribadi yang memang bener-bener awam soal beginian. Saya hanya mencoba menuliskan apa yang ada di otak saya.

Ingat, segala kemungkinan itu bisa saja terjadi dan terbukti adanya.

Bagaimana, Anda setuju yang mana? –Misbah Munir–

2 responses to this post.

  1. motif yang keempatlah paling masuk akal. Itu bukan tejadi di Indonesia saja. Bahkan PAkistan dan Turki mengalami hal yang sama

    Balas

  2. memang banyak kemungkinan untuk itu..
    tapi satu yang pasti; MU batal ke Indonesia gara2 itu,
    atau mungkin MU sengaja tidak ingin ke Indonesia?
    kita tunggu saja tahun depan, apa ada bom lagi atau tidak sebelum MU ke Indonesia..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: