Noordin M. Top Itu Fiktif: Hanya Boneka Polri?


oh nurdin noordin...

Pernahkan Anda mendengar dari siapapun yang menyatakan bahwa Noordin M. Top itu cuman fiktif? Atau, pernahkan terbayang oleh Anda sendiri, bahwa Nurdin M. Top itu cuman nama buatan untuk menutupi pelaku yang sebenarnya? Atau bahkan, nama dan foto Nurdin M Top itu hanya boneka buatan Polri?

Saya akan mengajak Anda untuk berpikir logis. Coba jawab pertanyaan berikut ini:

Pertama, jika Noordin M. Top itu benar-benar ada, mengapa tim Densus 88, Intelijen, Polisi, dan tim keamanan Indonesia lainnya tidak pernah tahu dimana dia? Atau, bahkan untuk menangkapnya? Padahal, jika memang dia benar-benar ada, saya yakin seyakin-yakinnya, saya percaya kemampuan tim-tim di atas, pasti bisa menangkap mereka. Walaupun dia berasal dari negeri jiran sekalipun. Lha wong Ketua KPK yang baru terduga saja bisa ditangkapnya kok.

Kedua, mungkin tidak, bahwa karena saking tidak mampu atau beraninya tim-tim hebat di atas menangkap pelaku aslinya, terus mereka ambil gampang buat nama fiktif yang sampai kapanpun tidak akan tertangkap. Atau kelak membutuhkan sebuah korban yang sebenarnya bukan Top yang asli. Atau karena saking ketidak tahuan tim-tim elit itu, mereka asal buat nama saja, sambil nunggu bisa menguak pelaku aslinya?

Ketiga, jangan-jangan, karena pelakunya orang Indonesia sendiri, yang punya kuasa, hebat, dan ‘hampir kebal hukum’, sehingga membutuhkan nama fiktif? Yah, mungkin agar tidak merusak citra nama pelaku sebenarnya, atau partai si pelaku, atau institusi si pelaku, atau bahkan nama Indonesia sendiri?

Keempat, atau tim jagoan itu menunggu sampai ada seseorang sosok pemimpin Indonesia yang benar-benar berani memberantas pelaku aksi terorisme dulu?

Kelima, ini tambahan baru, bahwa memang Noordin M. Top itu memang benar-benar ada dan tidak fiktif atau buatan polisi. Artinya, bahwa orangnya asli ada, dan tidak diada-adakan. Jika memang benar ada dan sungguh-sungguh ada, berarti kita masyarakat Indonesia tinggal menunggu hasil kerja para aparat penegak terorisme. Kita juga bisa berkontribusi, dengan membantu mereka untuk menangkap segera pelakunya. Yah, minimal memberikan informasi jika kita mengetahuinya.

Yah, banyak sekali kemungkinan. Ini hanya pemikiran awam saya, yang sebenarnya hanya bisa berpikir berjuta kemungkinan. Anda sendiri punya pendapat kan? Apa pendapat Anda? –Misbah–

46 responses to this post.

  1. Pendapat saya? Ya, Noordin M.Top benar-benar ada. Dia belum berhasil ditangkap karena:
    1. orang-orang yang pernah dibina Noordin cukup banyak , tersebar diberbagai tempat dan tidak seluruhnya dapat dideteksi aparat. Sehingga apabila Noordin tertangkap maka besar kemungkinan orang-orang yang pernah dibinanya akan mengambil tindakan ekstrem yang tidak tertata, acak dan menimbulkan dampak yang jauh lebih berbahaya. Dus, Noordin dibiarkan bebas tetapi gerakan dirinya terus diintai.Tujuannya untuk menangkap orang-orang yang pernah dibinanya.
    2. Noordin belum tertangkap karena memang tidak mudah menangkap buronan. Sama persis dengan koruptor buron yang juga sulit ditangkap. Padahal menangkap koruptor buron jauh lebih mudah, sebab dapat dideteksi keberadaannya.Nyatanya tidak juga tertangkap.

    Balas

  2. Ya Polisi kita tuh munafiq, Sykumal yakin orang bernama Nordin M. Top itu gak pernah ada, itu cuma rekayasa pemerintah kita yang antek barat untuk menyudutkan ummat Islam

    Balas

    • Posted by EKo on 27 Juli 2009 at 10:43

      USA, CIA, antek barat, Mossad, Israel, kambing hitamnya uda basii bung,,,… jangan kejauhan menghayal, jangan terlalu sering nonton film barat…

      Misbah says: bung Eko, yah, saya baru bisa menghayalnya sampai situ bung. Mungkin juga karena sering nonton film barat saya. hehe… trims atas komennya…

      Balas

  3. Lebih baik jangan berbicara agama untuk masalah teroris.. Mereka hanya menggunakan agama sebagai pakaian menutupi perbuatan nya. Berkedok ini dan itu…

    Saya percaya noordin itu ada, benar juga polri menangkap sedikit demi sedikit ranting2 teroris di negara kita..

    setuju dengan Bani Mustajab, bila “pemimpin” nya lsg terbunuh.. maka “rakyatnya” yang rela mati menjadi benar-benar pasukan yang berani mati membalas dendam kematian pemimpinnya…

    Balas

  4. Posted by ton on 27 Juli 2009 at 02:36

    Kalau memang dia tidak ada, lalu bagaimana dengan penangkapan tersangka pemboman Bali yang mengungkapkan bahwa orang itu memang benar ada?

    Apa kemudian ini dikatakan lagi sebagai sebuah bentuk rekayasa pemerintah?

    Dan saya heran, mengapa kebanyakan orang Muslim selalu mengatakan tindakan seperti ini sebagai cara orang untuk mendeskreditkan muslim?

    BAGAIMANA KALAU SEMUA INI BENAR? SUDAHKAH ANDA BERPIKIR TINDAKAN ANDA SELANJUTNYA?

    Misbah says: Saudaraku Ton, terimakasih atas pertanyaannya. Soal bom Bali, pernahkah kita tahu siapa pelaku atau dalang di balik itu semua? Apakah Amrozi cs itu hanya berjalan sendiri? Darimana dia mendapatkan bahan pembuat bomnya? Jika polisi sudah menangkap pelakunya, apakah hanya cukup itu? Tidakkah polisi mencari dalang dan mengantisipasi kejadian teror berikutnya? Apa memang Bapak Polisi kita berpikirnya sedangkal itu?

    Tindakan selanjutnya adalah, (1) pemerintah bersama aparat keamanan harus bisa membuktikan yang sebenarnya apa yang terjadi, sampai keakar-akarnya dan dalang siapa dibalik itu semua, (2) kita lihat saja hasil kerja pemerintah bersama keamanan yang berwenang.

    Ingat, ini hanyalah analisis awam saya sebagai orang yang tidak ingin sok tahu. Itu pendapat yang tak penting dari saya kok. Terimakasih.

    Balas

    • Posted by wahyu on 29 Juli 2009 at 16:03

      Kalo memang Anda awam dan tidak ingin dianggap sok tahu.. mohon tidak usah memberikan opini yang tidak berdasarkan fakta. Saya kira Anda sama sekali tidak menguasai tentang Bom Bali, Anda tidak tahu jalan cerita bagaimana perjalanan para tersangka mulai dari perencanaan sampai dengan peledakan tsb, Bagaimana mereka meyelundupkan senjata dan bahan peledak dari Filipina ke Indonesia, dsb. Bacalah hasil2 pemeriksaan para tersangka, saksi, dll, maka Anda akan tahu.

      Pada awal posting Anda mengajak untuk berpikir logis, tapi berpikir logis itu harus berdasarkan fakta..mohon tidak ngarang2.

      Misbah says: Wahyu, terimakasih atas himbauan Anda. Memang, sebaiknya jika ingin berdiskusi soal ini lebih panjang lebar dan penuh bukti, kita harus bertemu muka saja. Tapi apakah itu mungkin? Ya, yang pasti, saya mohon maaf atas ke-awam-an saya ini. Jika Anda tidak setuju ya tidak apa2 kok. Oke?

      Balas

  5. Posted by wahyu am on 27 Juli 2009 at 03:03

    hmmm, kita lihat saja nanti :D

    Balas

  6. Posted by jhoni on 27 Juli 2009 at 03:28

    analisisnya terlalu dangkal.. buat tulisan yg menarik dong.

    Misbah says: Thanks Jhoni for ur nice comment…

    Balas

  7. waahhh pikirinnya picik semua nih,,
    polisi selalu berusaha mengungkap semua kasus terorisme di indonesia,
    apakah ini balasannya,,,trima kasih indonesia..cobalah belajar dari saudara kita yg di luar,,selalu menghargai orang lain,,apakah kita terlalu munafik untuk berpikir “amerika negara adikuasa,yg notabene menghadapi osama bin laden aja ga bisa..kurang kayknya ke canggihan negara amerika yg kayak di filem2. itu,,,

    Balas

  8. Posted by angger on 27 Juli 2009 at 09:33

    polisi indonesia terlalu lengah dengan semua kemungkinan yang bisa terjadi…

    2 x terjadi bom di waktu yang selisih beberapa menit dan ditemukannya bom berikutnya beberapa jam setelah 2 ledakan …

    polisi indonesia tidak sigap dalam pengamanan…

    Balas

  9. Posted by senatekuitas on 27 Juli 2009 at 10:55

    maaf ikut nimbrung….klo menurut saya itulah hidup ada kanan ada kiri-ada atas ada bawah-ada depan ada belakang dan seterusnya….sampai yang ga ada di ada-adain sampai jadi ada-ada aja…..he…;-)
    semakin banyak pandangan2 tentang sesuatu Hal itu akan sangat menarik.. karena kalo kita bayangkan melihat seseorang dari depan..pasti yang nampak itu bagian muka / depan dari orang itu, dari belakang ya hanya rambut&bagian belakang saja dari samping kanan-kiri, dari atas dan dari sudut yang lainnya…pasti pandangan mereka akan berbeda tentang orang itu..dari yang pintar s/d yang kurang rajin, dari dekat atau dari jauh pasti akan ada perbedaan pandangan tentang sesuatu hal itu….
    intinya sih….Bagaimana caranya ada seseorang/sekelompok/lainnya yang melihat-mendengar-meraba-dan lainnya secara keseluruhan / semua sudut tentang suatu hal tersebut….??????
    maaf buat semuanya…kita tidak seharusnya saling menyalahkan, saling memberikan celaan atau yang lainnya…sekarang yang harus kita lakukan adalah Yuk kita bersama-sama menyelesaikan masalah2 yang sedang terjadi di negara kita ini…kalo kita tidak bisa membantu dengan fisik&pikiran kita bantu dengan Do’a saja “semoga pemerintah yang baru dapat menyelesaikan semua permasalahan yang ada sekarang tanpa membuat permasalahan yang baru”
    kita menyadari bahwa permasalahan tidak akan pernah hilang dalam kehidupan ini….itulah hidup-hidup ini pilihan, maka jalanilah hidup ini dengan ikhlas dan ingat KREATIF = SUKSES….
    terima kasih….Aslmu…

    Balas

  10. Posted by sabar on 28 Juli 2009 at 12:04

    sebuah tesis yang menarik..salut
    kritis tapi tetap rasional

    Balas

  11. Posted by Nuno Devash on 28 Juli 2009 at 18:57

    Aku pernah baca, klo sebenarnya dalang di balik semua ini malah CIA, al-Qaeda adalah kumpulan² orang islam yg di Latih CIA untuk melawan rusia, tapi malah sebaliknya perang ama si Amerika, ya wajarlah klo Negara Indonesia ga mau ambi sikap tentang pelaku sebenernya, dan wajarlah klo Teroris itu Pinter² namanya juga didikan CIA, nie liat sumbernya : http://educate-yourself.org/cn/alqaedagenenis09jul05.shtml , anda baru akan tahu kenapa kok rakyat cuma di kasih berita yg muter² terus dari pemerintah. :D

    Balas

  12. Posted by Nuno Devash on 28 Juli 2009 at 19:01

    Bisa di liat juga di sumber yg ini nih: http://polidics.com/cia/top-ranking-cia-operatives-admit-al-qaeda-is-a-complete-fabrication.html , semoga bermanfaat…..^_^

    Balas

  13. Posted by Paijo on 28 Juli 2009 at 21:14

    Sy sih no comment aja soal kmgknan2 itu. Hanya saja yg sy herankan, polisi tdk prnah terbuka dlm mberi info ttg hsil invstigasi mereka kpd publik.. Publik selalu saja dsodori nama2 yg latar blkgnya tdk jelas dan tkesan dpaksakan utk diterima publik.. Klo bgini terus, bgaimana masyarakat mau mbntu krja polisi dlm mgungkap kasus teroris ini?? Trus knapa amrozi cs malah dibunuh? Pdahal dia selain tdakwa, juga bsa jd saksi kunci.. Mmg kelihatannya ada ‘sesuatu’ di sini. Qt pantau saja terus krja polisi. Waspadalah!

    Balas

  14. Posted by Kope[T] on 29 Juli 2009 at 16:24

    Noordin M. Top Itu Fiktif: Hanya Boneka Polri?

    Kalo yang nulis ini emang Tahu dan Bisa Membuktikan kenapa tidak di buktikan?
    jangan OT [Omong Tok], sama aja dengan yang laen, kita lihat aja nanti..

    Kita pengen hidup tentram damai dan saling menghormati
    jangan buat pernyataan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya

    Kalau emang Yakin UNGKAP DONG

    Misbah says: Saudaraku Kope[T], sekali lagi ini hanyalah sekedar analisis orang awam seperti saya ini, yang sebenarnya tidak tahu apa2. Yah, hanya salah satu bagian masyarakat yang ingin mengungkapkan pendapatnya. Nah, soal kebenaran dan pengungkapan sejatinya Top itu siapa, ya itu tugas beliau2 yang terhormat para pembasmi teroris. Jadi, mohon dimafhumkan ya… Terimakasih telah urun rembug di sini.

    Balas

  15. Posted by mursaidin albantani on 29 Juli 2009 at 18:38

    sudah benar kalian berdiskusi, yang tidak benar kalian ikut membuat kerusuhan atau bahkan ikut menjadi peneror.

    Balas

  16. Posted by Rudi on 29 Juli 2009 at 20:08

    Huahahahaha….., analisis lucu. Geli gw bacanya.

    Balas

  17. Posted by DENSUS 88 on 30 Juli 2009 at 01:24

    NURDIN ITU MEMANG ADA. SAYA PERNAH KETEMU SAMA ANAK DAN ISTRI2NYA BAIK YANG DI INDONESIA MAUPUN MALAYSIA. BUAT YANG GAK PERCAYA BAHWA NURDIN ITU ADA SERING2LAH NONTON TV DAN BACA KORAN UNTUK MENGIKUTI PERGERAKAN NURDIN. KALAU MASIH GAK PERCAYA JUGA KELAUT AJA DAH. DULU WAKTU DOKTOR AZHARI DIKABARKAN DITEMBAK MATI PERTAMA GAK MAU PERCAYA TERMASUK KELUARGANYA SETELAH MAYATNYA DIAMBIL PIHAK KELUARGA UNTUK DIMAKAMKAN DIMALAYSIA BARU PERCAYA. U U ORANG MEMANG PAYAH DAH.

    Balas

  18. Posted by lebay on 30 Juli 2009 at 02:05

    kalo orang selalu menuduh kepada JI yang notebene gak jelas keberadaannya termasuk orang2nya. Kita juga boleh beranalisa bahwa ini hanya kerjaan AS dan anteknya untuk membuat Umat Islam yang konsist untuk penerapan syariah Islam dalam negara menjadi takut. Sengaja Nudin M Top dijadikan ICON teroris yang dipelihara dan dimunculkan setiap saat untuk memelihara isu teroris di Indonesia. Musuh Islam selalu membuat makar untuk memusuhi Islam namun ALLAH SWT sebaik-baik pembuat makar. semoga grand design atau konspirasi ini bisa terkuak siapa yang mengelolanya sebenarnya

    Balas

  19. Posted by Rizal on 30 Juli 2009 at 05:50

    Saya kurang yakin kalau Nurdin M. Top dan Dr. Azhari itu ada, alasannya adalah:

    1. Ketika penangkapan Dr. Azhari di Malang, kita masih ingat betul mayat Dr. Azhari mati dalam keadaan tertelungkup dan kita tidak tau wajah dari korban meninggal yang dikatakan Dr. Azhari itu. kenapa kalau yang mati itu Dr. Azhari, kok wajahnya tidak diperlihatkan, malah ditunjukkan dalam posisi tengkurap. Begitu pula ketika mayat sudah di jakarta hanya kakinya yang kelihatan, padahal ketika pelaku bom bunuh diri mati, wajah mereka diperlihatkan walau sulit untuk dikenali. ada apa dengan kepolisian?

    2. Kurun waktu yang begitu lama sampai 7 tahun belum bisa menangkap Nurdin M. Top adalah kejanggalan yang patut dipertanyakan. Dalam kurun waktu itu sudah banyak anak buah Nurdin M. Top (versi polisi) yang sudah tertangkap. dengan begitu banyak informasi yang dimiliki, polisi seharusnya sangat mudah menangkapnya. Sepertinya polisi hanya main2 dalam kasus Nurdin M. Top ini. Lain lagi bila Nurdin M. Top ada diluar negeri seperti para koruptor.

    3. Sepertinya kita berhadapan dengan Real Terorism / Mbahnya Teroris, sehingga pihak kepolisian ketakutan bila menangkap mereka, yang akhirnya polisi menggunakan alias untuk menutupi kekurangan polri.

    Misbah says: Saudaraku Rizal, analisis Anda cukup jeli. Terimakasih atas sharingnya ya…

    Balas

  20. Posted by oasister on 30 Juli 2009 at 13:12

    sederhana saja. kalo emang nordin m top itu cm fiktif, ap mungkin malaysia tdk akan marah? padahal warga dan negaranya dibawa2? masalah negara tentunya sangat sensitif sekali…

    Balas

  21. Posted by maspem on 31 Juli 2009 at 04:03

    Nurdin??? ada gak ya…
    yang lebih mahal banyak!!!

    Balas

  22. Di Palembang ada sopir angkot yang pernah disewa angkotnya oleh orang yang menurutnya mirip dengan Noerdin M Top. Sewaktu itu dia nggak berani langsung lapor polisi, setelah mengantarkan baru dia lapor ke polisi. Dia ditemani oleh temannya yang waktu itu juga ikut mengantar orang itu.

    Di Palembang juga pernah didapati sebuah rumah berisi bahan-bahan pembuat bom yang mirip dengan bom yang beberapa kali meledak di Indonesia (Bali, JW Marriot, Ritz Carlton). Tapi benarkan itu Noerdin, entahlah, polisi terus menyelidiki.

    Balas

  23. Posted by luckman on 1 Agustus 2009 at 17:16

    terimakasih saodara misbah.. sy sependapat dgn anda…

    Balas

  24. sekarang kita tinggal menunggu saja dari semua ini siapa yang paling berani untuk mengkap siapa dalang dari semua ini.saya yakin polisi dan tentara sudah ada dikantongnya.janganlah rakyat ditipu terus.kita bisa melihat dengan pernyataan SBY ada yg kebakaran jenggot menuduh noordin dan wahabi pelakunya.saya mendung dengan pernyataan SBY.mengusut orang yg membunuh dimasa lalu.karna dia tahu siapa pemasok dan suplayernya karna orangnya itu juga.

    Balas

  25. kita sebagai orang awam.yakin Polisi dan tentara sudah tahu tingga menunggu keberanian mereka saja.tidak mungkin seorang SBY ngomong demikian.dimana dia kapasitasnya sebagai presiden.kecuali kalau dia tukang ojeg.sudahlah kita sebagai rakyat selalu ditipu terus.beranilah SBY BUKTIKAN UCAPANMU.janganlah kami sebagai rakyat menunggu terus hasilnya.takutlah kepada ALLAH jangan takut kepada manusia yang dibuat dari DEBU.ALLAH yg maha BESAR

    Balas

  26. Posted by Aka on 8 Agustus 2009 at 02:32

    Logisnya, adlh kita berfikir tdk logis.Seperti film…dan kita semua adlh penonton ( ada yg puas, protes, dan no comment).n cerita film tergantung sutradara dan produser, mau dilanjut atau tidak …

    Balas

  27. Posted by Kope[T] on 8 Agustus 2009 at 04:13

    Gimana nii masih anggap ini semua rekayasa? mari kita sama-sama amati semoga teror di negeri ini selalu bisa diungkap dan tanpa ada kambing hitamnya… kalau kejadian hari ini benar maka anggapan yg sinis tentang profesionalitas aparat kita sudah terbantahkan…
    Ada komentar-komentar miring lagi tentang Teroris yg dianggap berita bohong….
    Salam damai

    Balas

  28. Posted by dion on 8 Agustus 2009 at 06:44

    Trim’s Densus 88 yang telah menangkap(menembak) orang yang diduga kuat adalah noodin m top, semoga indonesia semakin aman untuk kemajuan bersama. namun jangan berhenti sampai disini pak , untuk mengungkap jaringan terorisme indonesia, dan tolong jangan terlalu memojokan dengan golongan tertentu untuk masalah teror bom yng selama ini terjadi, apa kira-kira hanya golongan itu saja yang bisa merakit bom dan menjadikan teror di indonesia. jadi mari sama2 di ungkap dengan tuntas(tanpa rekayasa) dan bikin rakyat indonesia semakin nyaman. SUSKSES BUAT DENSUS 88.

    Balas

  29. Posted by esby on 8 Agustus 2009 at 15:36

    konspirasi…. ,masa kalau iya noordin ditanya siapa ? ngaku saya noordin ,ga mungkin pasti org kaya mreka menutupi identitasnya dan yg menamakan noordin itu aparat dan media..,dan penangkapan selalu di akhiri pembunuhan agar tidak ketahuan siapa sebenarnya yg tertangkap dan tidak bicara dipersidangan..,ayo aparat buktikan omongan sby ini berhubungan dengan pilpres dan sby mendapatkan data itu dari intelijen ring 1yg jelas2 dapat dipercaya..,ayodonk jgn takut mengungkap pelaku sebenarnya walau itu pejabat kita sendiri demi indonesia damai,jangan mengorbankan kelompok lain..merdeka..

    Balas

  30. kok bisa satu hati sama gw ya yang punya blog ini dan filling gw jarang meleset lho, gw gak percaya Nurdin M Top itu ada, karena menurut gw itu cuman simbol nama seorang terorist, yang sengaja di ciptakan, seperti halnya Osama Bin Laden semua itu sebuah produk yang sengaja di ciptakan sebagai center Issue yang beredar di masyarakat, jika sebuah bom meledak di suatu daerah maka kambing hitam tetaplah Nurdin M Top, tapi diamanakah Nurdin M Top adalah kebohongan belaka

    karena sebenarnya mafia itu memang sedang beredar menguasai negri ini bisa dibilang sebuah boneka polri, namun saya pikir pasti ada didalam kekuatan dari keamanan Ri ini di dalamnya adalah mafia. Kalau memang Orang Indonesia juga, mereka adalah orang bodoh diantara orang bodoh yang pernah hidup di bumi, saudara makan saudara.

    Balas

  31. Posted by Riyopidekso on 9 Agustus 2009 at 13:20

    Trus dah pernah baca artikel ini blum ? http://www.informationclearinghouse.info/article1451.htm

    Balas

  32. Kalau menurutku Nurdin M Top ada, nama itu muncul dari keterangan orang2 yang sudah tertangkap sebelumnya, soal polisi belum bisa menangkap memang Nurdin M Top itu terlatih, bacaannya pasti buku2 detektif Conan hehehe dan ahli strategi, kalau mau tertangkap butuh kerja keras. Oiya di http://scriptgratis.org saya juga posting hal serupa tapi saat masih awal. Thank

    Balas

  33. Posted by redred on 14 Agustus 2009 at 04:02

    saya termasuk yang tidak yakin kalau dr. azhari & noordin m. top itu ada. kejadian pengeboman yang terjadi di indonesia sampai saat ini adalah sebuah skenario yang dimainkan oleh “sesuatu” yang tidak bisa ditolak oleh kita kecuali harus mengikutinya karena kita lemah atau takut meskipun kita tahu siapa dibalik kejadian pengeboman tsb. mengenai amrozi cs bukan pelaku sebenarnya karena mereka tidak melakukan suatu rekonstruksi yang bisa menunjukan bahwa bom yang menghasilkan suatu asap berbentuk cendawan adalah buatan mereka. hal yang aneh juga azhari & noordin m. top adalah orang malaysi ttp mengapa di malaysia tidak ada bom yang meledak atau mengapa mereka tidak melakukan nya di negara mereka sendiri. banyak kejanggalan yang mengikuti kejadian pengeboman di indonesia.

    Balas

  34. Sangat naif jika kemampuan Polri yang hanya bisa dan mampu berdiri di ujung gang megang tongkat ditangan kanan, tangan kiri memegang buku tilang dan mulut di sumpel peluit mampu mengatasi terorisme. bukti ketidakmampuan Polri juga sangat jelas. Jika Nurdin M Top itu bukan manusia Virtual, tentunya tidak hanya sketsa saja selama sekian tahun ini. Kedua, kasus di temamngggung menunjukan bahwa aparat Polri sama sekali tidak mampu dan menunjukan kebodohannya sebagai korps tolol. kalau mau membunuh seorang yang diduga Nurdin M Top, kenapa tidak di tembak pake basoka saja sekalian ? atau kalau mau menangkap hidup hidup ‘teroris’ tersebut, kenapa tidak pake gas air mata saja ? Lagi pula untuk apa 600 san anggota densus menunjukan kebodohannya harus menghabiskan 13 ribuan butir peluru kalau bukan pesanan sponsor ? Mungkin lebih baik masalah terorisme dikembalikan ke TNI yang lebih profesional dan teruji dalam mengatasi hal hal seperti ini. Sipil yang di persenjatai saya yakin tidak akan mampu menuntaskan hal ini.

    Balas

  35. Ada sedikit tambahan informasi bahwa setiap ada produk hukum yang baru dan menyentuh kepentingan asing, maka ada teror baik bom maupun teror implisit yang terjaga dalam penjagaan otoritas. silahkan kalian kaji persoalan teror ditanah air dan semua penanganannya. apakah hanya bersifat kebetulan ataukan ada kepentingan lain yang bermain didalamnya.

    Balas

    • SEPENGETAHUAN SAYA, BAHWA NORDIN M.TOP ADALAH RAJA JARINGAN TERORIS DI INDONESIA, KATANYA DIA EMANG ORANG MALAYSIA, DAN PAPANNYA KATANYA ADA DI BANGKA, BANGKA MERUPAKAN DAERAH YANG AMAN BAGI PERSEMBUNYIANNYA KALAU DILIAHAT PENYEBARAN ALIRAN SEPERTI TERORIS,,,,,,,,,,,,,,

      BALAS

      Balas

  36. Posted by NENENA on 21 September 2009 at 05:24

    NOORDIN M TOP ITU CUMA PROPAGANDA PEMERINTAH AJA, 32 TAHUN AJA KIT DI BOHONGI GA TAU APALAGI NURDIN M TP YG UMUR BOONGNYA BARU BAYI, BULLSHIT ADA NOORDIN M TOP ITU

    Balas

  37. Posted by Tegor on 25 September 2009 at 00:55

    Kok,….. katanya.
    Debat serius,…. kok,…. KATANYA.

    Balas

  38. Posted by inyong on 3 Oktober 2009 at 03:41

    yaaaaaaa … kecele ada kan orangnya. makanya jangan sok nuduh barat-barat yang salah, klo minta batuan aja ngemis ke eropa, amerika, australia, eh giliran ada yang ngrusak nuduh-nuduh, kasian ya ….

    Misbah says: saya tetap ingin tanya, benarkah yang mati kemarin itu Noordin M. Top? Sudah terbuka kah POLRI akan hal ini?

    Balas

  39. Posted by eka on 23 September 2010 at 23:01

    dalam memberikan sebuah tanggapan issue yang sifatnya sensitive seperti ini, mohon jangan hanya menggunakan hipotesis. banyak hal yang sebenarnya bisa dicari dan diungkap. Selain itu saya yakin, anda tidak banyak tahu bagaimana sistem dan strategi densus 88 dalam melacak dan menangkap para teroris bajingan itu. jadi, cobalah kita belajar segala sesuatu dengan lebih komprehensif dan memberikan penghargaan kepada yang patut diberi penghargaan.

    Misbah says: Pak Eka, ini pendapat saya sebagai orang awam, dan sebagai bagian dari masyarakat Indonesia. Sebuah pendapat, pasti mengandung kebenaran dan ketidakbenaran. Ya, semoga saja, pendapat saya tidak benar ya. Terimakasih.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: