Duka Atas Wafatnya Mbah Surip


selamat jalan mbah... semoga sukses selalu di sana...

selamat jalan mbah... semoga sukses selalu di sana...

Urip Ariyanto, atau lebih terkenal dengan Mbah Surip, penyanyi yang baru saja melejit namanya lewat lagu Tak Gendong meninggal dunia pada Selasa (4/8) sekitar pukul 10.30 WIB. Pria yang khas dengan gaya rambut rasta itu disebut-sebut meninggal karena serangan jantung.

Sebelumnya, Mbah Surip dikabarkan jatuh pingsan pada Minggu (2/8) malam, setelah kembali dari pentas di Yogyakarta. Menurut Farid, salah seorang asistennya, Mbah Surip sakit lantaran kelelahan akibat padatnya jadwal manggung.

“Mbah Surip sakit karena minum dengan es batu. Sepertinya tidak cocok dengan perutnya, makanya agak sakit perut dan badannya agak panas dan demam,” ujarnya. Jenazah Mbah Surip saat ini berada di RS Pusdikes, Jakarta Timur. (EH) –sumber: Kompas.com

Mbah Surip, Dari Ngamen Hingga Kantongi Miliaran Rupiah

penggemarmu dari anak kecil sampai orang tua mbah... ha ha ha...

penggemarmu dari anak kecil sampai orang tua mbah... ha ha ha...

Kepopuleran Mbah Surip bisa dibilang tidak instant. Pemilik nama asli Urip Ariyanto itu mengawali karirnya sebagai pengamen jalanan. Setelah 20 tahun berkiprah sebagai musisi, akhirnya Mbah sukses meraup miliaran rupiah.

Pada 1989, Mbah Surip mulai hidup di jalanan Bulungan, Blok M, Jakarta Selatan. Bahkan, saat itu pelantun ‘Tak Gendong’ tak segan-segan menggelar koran di emperan toko untuk tidur.

‘Tak Gendong’ sebetulnya bukan lagu baru, Mbah Surip merilis lagu itu pada 2003 lalu. Bahkan Mbah Surip juga sudah merilis beberapa album indipendent. Di antaranya ‘Ijo Royo-royo’, ‘Indonesia’, ‘Barang Baru’ dan ‘Reformasi’. Mbah pun menjajakan album-album itu di warung dan WC umum di sekitar terminal Blok M.

Soal rambut gimbalnya, Mbah Surip mengaku terinspirasi dari penyanyi Tony Rastafara. Tony adalah musisi reggae yang juga sempat malang-melintang di bilangan Bulungan.

Hingga akhirnya pada 2008, Falcon Record mengontrak Mbah Surip. Setelah melewati beberapa proses pemilihan lagu, Falcon pun merilis single ‘Tak Gendong’ pada April 2009.

‘Tak Gendong’ pun meraih sukses besar. Beberapa waktu lalu, Mbah Surip sempat mengaku mendapat Rp 4,5 Miliar dari penjualan RBT lagu tersebut. Dengan pendapatannya itu, Mbah Surip berniat untuk membeli sebuah helikopter.

Sayang, penyanyi eksentrik itu tak sempat membeli helikopter impiannya. Mbah Surip menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (4/8/2009).
(hkm/hkm) —detikhot.com

2 responses to this post.

  1. Semoga mbah surip tenang dialam sana dan diampuni dosa2nya

    Balas

  2. Turut berduka atas meninggalnya mbah surip. Sosok beliau yang sederhana dan apa adanya, sangat tertanam dalam benak jutaan rakyat Indonesia.

    Sekarang kita hanya dapat mendoakan semoga mbah dapat tenang dalam haribaan ilahi. amin. Selamat jalan mbah, we love you full!

    Membuat Website

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: