Pesan Soal Pesantren Buat Muhammad Nuh Menteri Pendidikan RI


yah, semoga beliau bisa mengemban dan memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia... Pesan (1): Pak Menteri, tolong Anda perhatikan kembali spirit pendidikan pesantren dulu ketika bangsa ini merumuskan jatidirinya. Ki Hajar Dewantara bikin Taman Siswa di antaranya dengan spirit pesantren: kesederhanaan, kemandirian, tolong menolong, dan anti kolonialisme. Karena baginya, pesantren adalah satu bentuk pendidikan nasionalis…

Pesan (2): “Taman Siswa belajar dari pesantren tentang politik non-kooperasi, penyokong swadeshi, anti subsidi, dan pendidikan sebagai pencerdasan bangsa. Slogan Taman Siswa “pendidikan untuk si kromo”, pendidikan untuk semua, “Didiklah …kamu sendiri!”, dan pendidikan untuk pemerdekaan, hampir semua ditimba dari pesantren. Itu sebabnya Taman Siswa lebih diterima di Jawa Timur dibanding di Yogya sendiri.

Pesan (3): Tapi, dasar penjajah dimanapun dan kapanpun, kolonial Belanda tidak suka persatuan Jawa-nya Taman Siswa dengan pesantren. Residen Yogyakarta, Jonquiere, menyebut Taman Siswa “verdervelijk” (bersifat merusak) serta memperingatkan golongan Islam bahwa cita-cita pendidikan Taman Siswa “tidak mengenal Tuhan” (ateis) dan “anti agama Islam”. Wah…

Pesan (4): Filosofi pendidikan pesantren: 1) sebagai sarana membentuk kemampuan bekerja dan beramal kaum santri; 2) sarana utama memahami pengalaman, menguji berbagai kecenderungan dunia ini, dan untuk memahami karakter bangsa ini, untuk membangkitkan segenap kekuatan bangsa ini; 3) untuk membentuk karakter, mengasah santri menjadi kekuatan independen, dan untuk bertahan di dunia ini. Dimanakah kini itu?

Pesan (5): Pelajaran pertama dalam pesantren adalah bagaimana kita memulai dari diri sendiri. Berbuat kebaikan dan berkorban. Lalu memberi kemanfaatan dan kemaslahatan bagi orang lain. Orang-orang pesantren sering mengutip hadis ini, “Khairunnas anfa’uhum linnas”. Berkorban, untuk menambah kekuatan batin. Karena adanya sebuah cita-cita dan pendirian. Apa respon Anda Pak Menteri?

ditulis oleh Ahmad Baso, Misbahuddin Jamal di pesan Facebook.com yang saya terima 27 Oktober 2009.

3 responses to this post.

  1. […] Pesan Soal Pesantren Buat Muhammad Nuh Menteri Pendidikan RI Pesan (1): Pak Menteri, tolong Anda perhatikan kembali spirit pendidikan pesantren dulu ketika bangsa ini merumuskan jatidirinya. Ki Hajar Dewantara bikin Taman Siswa di antaranya dengan spirit pesantren: kesederhanaan, kemandirian, tolong menolong, dan anti kolonialisme. Karena baginya, pesantren adalah satu bentuk pendidikan nasionalis… Pesan (2): “Taman Siswa belajar dari pesantren tentang politik non-kooperasi, penyokong swadeshi, […] […]

    Balas

  2. Izin repost… :D

    Balas

  3. Posted by Prof.Dr.Jamal, SH.,MH. on 28 November 2010 at 03:47

    Padang, 27 November 2010
    Kpd. Yth.
    Bpk. Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh
    di Jakarta

    Asallamualaikum..
    Perkenalkan nama saya : Jamal, seorang LSM di Provinsi Sumatera barat.

    Saya menyampaikan aspirasi kepada Bpk. Menteri Pendidikan Dr. Mohammad Nuh, ada kecurangan di penerimaan CPNS KEMDIKNAS untuk tenaga DOSEN di lingkungan UNIVERSITAS ANDALAS, PADANG.
    Sebelumnya saya mau bertanya pak : APAKAH BOLEH MENJADI PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) di 2 lembaga pemerintahan ??? Padahal ybs masih aktif di Lembaga LIPI (BPTP Banten) dengan data sebagai berikut :
    NAMA : RATNA WULANDARI, SP.
    PANGKAT/GOLONGAN : PENATA MUDA/III a
    NIP : 080135739
    LOKASI PENEMPATAN : BPTP BANTEN.
    ESELON I : BADAN LITBANG PERTANIAN
    PROVINSI : BANTEN.

    BUKTI TERJADINYA INFORMASI KECURANGAN DALAM PENERIMAAN CPNS di LINGKUNGAN UNIVERSITAS ANDALAS, PADANG kemaren : Salah seorang yang dinyatakan LULUS di hasil akhir CPNS UNIVERSITAS ANDALAS adalah “RATNA WULANDARI, SP.” (DENGAN NO. UJIAN = 2-902399) sebagai Tenaga Dosen di kualifikasi akademik : Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas Padang.

    Padahal sewaktu pendaftaran semua peserta DIWAJIBKAN MEMBUAT “SURAT PERNYATAAN” TIDAK TERIKAT KONTRAK DENGAN INSTANSI MANAPUN dengan Memakai MATERAI 6000,- sebanyak 1 buah, DAN BILA KETAHUAN BERBOHONG AKAN DIBERHENTIKAN SECARA TIDAK HORMAT !
    Kemudian setelah test wawancara semua Peserta DIWAJIBKAN KEMBALI MEMBUAT “SURAT PERNYATAAN” TIDAK TERIKAT KONTRAK DENGAN INSTANSI MANAPUN dengan Memakai MATERAI 6000,- sebanyak 2 buah. BERARTI ybs “RATNA WULANDARI, SP.” secara terang-terangan BERBOHONG dan UNIVERSITAS ANDALAS MENUTUPI KECURANGANNYA. JADI ADA APA DIBALIK SEMUA INI ????

    DARI INFORMASI INI : MOHON KEPADA BAPAK MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL DAN SEMUA PIHAK (mulai DIKTI, KEMDIKNAS, LSM, MEDIA MASSA, dll) MENINDAK LANJUTI KECURANGAN YANG DILAKUKAN OLEH “RATNA WULANDARI, SP.” KARENA BAPAK PRESIDEN KITA : Dr.Ir.H. Susilo Bambang Yudhoyono MELARANG KERAS AKSI “KKN”.

    Akhir kata, saya ucapkan terima kasih atas perhatian dan tindak lanjut Bapak.

    (Jamal)

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: