Kasus KPK-Jaksa-Polri: Bakal Ada Pahlawan yang Cari Muka di Masyarakat!


siapa yang jadi korbannya kira-kira?Beberapa hari ini, saya buat status di Facebook seperti ini: “mau muntah aku lihat berita beberapa hari terakhir ini. negh banget! bajingan-bajingan berkedok hukum, pintar sekali bersilat lidah dan menggelar panggung sandiwara! MK unjuk gigi, Tim 8 tabrak sana-sini, Polri sok suci, DPR tak mau kalah peran! udah gila mereka semua! sumpah tai kucinglah!”

Status ini merupakan ekspresi dari dasar hati saya yang paling dalam melihat drama kasus yang melibatkan KPK, Jaksa, dan Polri, yang menyita banyak perhatian dari seluruh masyarakat Indonesia. Tak cuman DPR atau para aktivis yang kerjaannya demo itu saja. Tapi, tukang becak yang suka nongkrong bareng saya di burjo, juga ikut-ikutan sok turut campur soal ini.

Sungguh drama yang elok! Lakonnya memang para aktor yang hebat! Hiruk pikuk perceraian artis pun mendadak tenggelam. Sinetron yang tiap waktu magrib yang biasanya ditongkrongi ibu-ibu pun berubah jadi sinetron live beneran! Ibu-ibu sepertinya tak perlu repot-repot rebutan remot sama anak atau suaminya. Mereka sepakat lihat drama lakon yang kelihatan sutradaranya sangat profesional itu. Hebat hebat!

hehe... cicak dan buaya! siapa pawangnya ya?

Satu hal, setelah saya mencoba amati perjalanan kasus ini. Saya menyimpulkan, esok, bakal ada orang kecil, yang tak punya jabatan, yang awalnya tak tenar, yang mungkin bisa saja tak tahu menahu, akan jadi pesakitan di penjara. Jelas, pasti, kasus ini harus ada korban. Tak mungkin, para aktor pejabat terkenal itu yang akan masuk ke jeruji LP. Harus dan pasti akan ada konspirasi untuk cari korban. Orang itu, yang kelak akan dipenjara, pasti orang bodoh dan tahu menahu kasus ini.

Ini sudah tercium gelagat ke arah situ. Mulai adalah nama Yulianto atau Anto, Ary Muladi, atau siapalah. Atau bisa saja esok ada nama baru lagi yang tak jelas juntrunganya. Atau, si Antasari yang sudah tak menjabat itu tetap jadi korban utama.

Nasib Anggoro dan Anggodo? Aku yakin dia akan bebas menghisap asap rokok dan menikmati udara bebas di negeri lain.

Selanjutnya, dari kasus ini bakal muncul seorang superhero. Pahlawan yang dengan cepat merampungkan semuanya. Dia harus orang yang punya kuasa. Itu bisa siapa saja. Prediksi saya, Presiden lah yang bakal menjadi pahlawan itu. Saat ini, dialah orang yang bisa memanfaatkan momen untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat di tengah-tengah tekanan 100 hari program kerjanya.

Kita lihat saja nanti. Ini hanyalah sekedar celoteh orang awam seperti saya ini. Semoga tak menyakiti siapapun ya… (Misbah Munir)

3 responses to this post.

  1. Memang sudah saatnya rakyat bergerak demi keadilan dan kesejahteraan.
    http://balista.wordpress.com/2009/11/07/khilafah-adalah-solusi/

    Balas

  2. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Amat disayangkan kondisi hukum dan politik di negara kita.

    Balas

  3. Kalau saja orientasi petinggi di negara dan bangsa RI pada pencapaian kerja profesional, alangkah bahagianya rakyat menerima serbaneka inovasi yang mencerahkan.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: