Kembali pada Tugas PIC Webmaster: Ngejar Pemeringkatan Webometric!


Webometric butuh konsentrasi, ketelitian, dan pengawalan tiap detik!

Setelah berhari-hari tak memiliki waktu untuk upload postingan di blog ini, kali ini saya kembali mencoba memulai kembali aktif. Memang menulis itu harus berkomitmen pada diri sendiri. Kalau tidak, wah, bakal gak jalan sama sekali. Dijamin deh!

Sekarang pekerjaan saya kian serius. Saya diberi amanah baru, yaitu bertugas menjadi PIC Webmaster di Fakultas Teknologi Industri, bergabung bersama dengan PIC Webmaster dari fakultas yang lainnya. Ditambah lagi, baru keluar SK Rektor yang menyertakan saya menjadi “Tim Percepatan Peningkatan Rangking Webometrics UII”. Kerjaan yang lumayan butuh konsentrasi tinggi ini. Dan, pastinya harus terus menerus, detik demi detik bergelut dengan internet dan website.

Mengapa sebuah perguruan tinggi harus ngejar pemeringkatan Webometrics?

Jawabannya adalah untuk memposisikan diri pada ranking daftar Perguruan Tinggi berkualitas World Class University (WCU), salah satu penilaiannya adalah Webometrics atas website perguruan tinggi tersebut. Teknik pemeringkatan atau perangkingan ala Webometrics sedikit lain dibandingkan THES atau ARWU. Menurut artikel yang ditulis oleh Romi Satria Wahono dalam blognya, Rangking Webometrics kebanyakan mengambil faktor “kehidupan” universitas di dunia Internet. Termasuk didalamnya adalah aksesibilitas dan visibilitas situs universitas, publikasi elektronik, keterbukaan akses terhadap hasil-hasil penelitian, konektifitas dengan dunia industri dan aktifitas internasionalnya.

“Webometrics adalah sebuah peluang menarik bagi universitas-universitas di negara berkembang bisa menikmati rangking universitas dunia. Lha kok bisa, ya karena kuncinya adalah bagaimana universitas bisa memperbanyak konten (scientific paper) yang di-share ke publik, diindeks di mesin pencari, dan sedikit kepintaran universitas memainkan Search Engine Optimization (SEO) untuk mengarahkan mesin pencari ke situs universitas,” ujar Romi.

Menurutnya, pelopor perangkingan universitas ala Webometrics ini adalah Cybermetrics Lab, sebuah group penelitian dari Centro de Información y Documentación (CINDOC) yang merupakan bagian dari National Research Council (CSIC), Spanyol. Mulai melakukan perangkingan universitas pada tahun 2004, dan mempublikasikan rangking universitas setiap enam bulan sekali (bulan Januari dan Juli). Indikator penilaian rangking berbasis Web ini cukup unik, meskipun sebenarnya tetap memiliki hubungan erat dengan ilmu scientometric dan bibliometric.

Ok, sekarang bagaimana mas Webometrics ini menentukan rangking universitas? Ada empat faktor utama yang menentukan rangking sebuah universitas, yaitu: Visibility (V), Size (S), Rich Files (R) dan Scholar (Sc). Formula penghitungan dan pembobotannya sendiri adalah seperti di bawah:

Webometrics Rank = (4xV) + (2xS) + (1xR) + (1xSc)

Waduh, gimana tuh penjelasannya? Silahkan lihat penjelasan Romi Satria Wahono selengkapnya di sini. Semoga bermanfaat! Misbah Munir

2 responses to this post.

  1. Posted by hedi on 11 Februari 2010 at 06:11

    salam kenal….
    saya baru mu mulai belajar webometric nih gan
    ada saran atau kiat2 apa saja yang harus dipelajari dan ilmu dasar apa saja yang harus di pegang
    thanks….

    Misbah says: Saudaraku Hedi, salam kenal juga ya. Kunci utama webometric selain poin-poin yang saya tuliskan di artikel di atas, adalah konsistensi dalam pengelolaan website kita. Tanpa itu, tak mungkin kita bisa meraih pemeringkatan dalam webometric. Bahkan, tak sedikit, beberapa perguruan tinggi di Indonesia, hanya untuk pemeringkatan tersebut, dalam mengelola websitenya harus mengeluarkan biaya yang tak sedikit, ya, kira-kira satu mobil Honda Civic per tahunnya.

    Kunci utama lainnya bisa Anda pelajari di banyak tulisan atau tips di website lainnya. Seperti poin-poin seperti size, visibility, rich files, dan scholar. Berdasarkan pengalaman kami selama ini, konsistensi itulah yang terpenting. Semoga bermanfaat ya…

    Balas

  2. selamat semoga sukses selalu

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: