Archive for the ‘*Fenomena Kehidupan Anak dan Remaja Indonesia’ Category

Fotografi: Antara Seni dan Tanggung Jawab Sosial!

Kemarin, saya mendapatkan sebuah message di FB saya dari seseorang, yang memberikan komentar akan salah satu foto saya. Begini komentarnya:

ini foto yang beliau kritik itu...

“Melihat foto ‘Nek Nginah dan Kepulan Asap Dji Sam Soe Kretek’, saya sangat sedih, sebelummya saya pernah hapus gambar itu ada di data anak SMP. Dalam hati saya siapa ya yang ngambil gambar ini kok tega-tega nya, ini orang tua loh, saya sebagai orang Indonesia jadi malu, yang tuanya ajah seperti ini, gimana generasi mudanya ya…”

Begitu komentarnya. Saya pun sempat terkaget dan bingung. Kenapa beliau (yang berkomentar) ini sampai segitunya? Saya jadi ingat akan fenomena UU pornografi yang sekarang masih tarik ulur antar berbagai pihak. Akankah, Baca lebih lanjut

Mobil Ganas Modif Nissan Skyline GTS-T dan Subaru WRX STI di Malaysia Milik Orang Medan!

hah, rupanya orang Indonesia ada yg kaya juga ya di Malaysia! tapi apakah tetap diperlakukan seperti babu juga?

Tomy Hakim, kelahiran medan, Sumatera Utara, lagi menuntut ilmu di Malaysia. Kini, mahasiswa Sunway University Collage itu sedang menyusun skripsi. Namun, hobinya terhadap modifikasi tak bisa ditinggalkan. Malah di negeri jiran itu Tomy mengoleksi Nissan Skyline GTS-T dan Subaru WRX STI yang keduanya sudah masuk kategori modifikasi kelas berat.

Terutama Subaru yang dibikin gahar untuk mengikuti track day di sirkuit Sepang. Penyelanggaraannya antara 1 dan 2 bulan sekali, dan pemuda berusia 20 tahun itu mengaku sudah beberapa kali masuk sirkuit internasional tersebut, plus yang di Pasir Gudang, Johor Bahru. Sementara itu, Nissan lebih pada estetika dengan sentuhan pada eksterior mengikuti versi GT-R. Baca lebih lanjut

Arti Sebuah Keperawanan atau Virginitas!

gadis perawan atau virgin: seberapa penting?

“Tiba-tiba lelaki yang ku kenal baik berubah menjadi buas, aku pun tak berdaya untuk melawan dan… akhirnya kesucianku terenggut.!!!”

Begitu kutipan dan penggalan pengalaman, sebut saja Bunga, yang hancur masa depannya seperti dilansir sebuah harian ibukota. Sedih, pastinya begitu. Betapa tidak, kesucian yang dijaga sejak lama yang hanya akan dipersembahkan kepada lelaki yang sudah sah sebagai suami, kini pecah dalam beberapa saat.

Bunga tak sendiri. Masih banyak Bunga-Bunga lain yang ‘madunya sudah dihisap oleh kumbang jantan’. Ada yang frustasi, tak sedikit pula yang ‘menjual’ diri karena kecewa dengan perlakuan pacar yang tak bertanggung jawab. Seperti yang dialami oleh Kembang (21), sebut saja begitu, seorang mahasiswi di kota kembang yang menjadi pramunikmat di sebuah diskotik. Dara yang berasal dari keluarga berada ini mengaku memberikan kegadisannya kepada lelaki yang ia anggap baik dan berjanji menikahinya. “Karena aku sangat mencintainya, akupun memberikan ‘segalanya’ pada dia, karena janjinya akan menikahiku”, ungkapnya getir.

Tapi apa yang terjadi? Baca lebih lanjut

Miris: Fakta Indekos dan Pergaulan Bebas di Jogja!

ilustrasi: benarkah yang terjadi seperti ini di Jogja yang katanya kota pelajar itu?

Pengalaman menarik ditemui penulis dalam beberapa kesempatan, yang semakin mengukuhkan hipotesis bahwa model pergaulan remaja di Yogyakarta cukup “bebas”. Pada suatu waktu, penulis menemukan alat-alat tes kehamilan berceceran di bilangan Jalan Babarsari.

Tak berselang lama, sebuah kabar menyatakan ditemukan banyak kondom yang menyumbat saluran air toilet di suatu fakultas. Terakhir, kabar yang tak kalah mencengangkan lagi, pada saat malam tahun baru kemarin, penjualan kondom di apotek-apotek meningkat drastis. Yogyakarta adalah kota pelajar. Banyak remaja yang datang untuk menuntut ilmu. Implikasinya, budaya masyarakat setempat untuk menyediakan jasa indekosan atau pondokan.

Sudah menjadi rahasia umum, kepedulian pemilik indekos terhadap aktivitas penyewa indekos menyebabkan ruang gerak tak pernah bisa diidentifikasi. Sederet alasan klasik yang mengemuka adalah menjaga privasi anak kos. Namun, argumen tersebut tak lebih dari cara pemilik untuk memasarkan kamar inde-kosannya. Tak bisa dibantah, preferensi yang berkembang dalam pembicaraan anak-anak rantau (terutama laki-laki) bahwa inde-kosan dengan peraturan yang cukup mengekang cenderung ditinggalkan. Beberapa konstruksi jender yang membedakan aturan antara laki-laki dan perempuan di pondokan. Baca lebih lanjut

Fakta Terbaru Aborsi: 2,6 Juta Tiap Tahun, 700 Ribu Pelakunya Remaja!

mau enaknya aja, tapi gak mau anaknya!

Di Indonesia setiap tahun terdapat 2,6 juta kasus aborsi. Sebanyak 700.000 pelaku aborsi itu adalah remaja atau perempuan berusia di bawah 20 tahun. Penyebab utamanya adalah kurangnya perlindungan terhadap perempuan.

Itu mencuat dalam seminar ”Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Remaja Putri” di Hotel Almadina, Blora, Jawa Tengah, Kamis (2/7). Seminar diselenggarakan Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana bekerja sama dengan Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan. Baca lebih lanjut

Tega Bener, Guru Agama Sebuah SMPN di Jakarta Barat Cabuli dan Perkosa Siswinya Sampai Hamil!

ilustrasi: mau jadi seperti apa ya Indonesia ini, jika pelaku pendidikan saja berulah seperti ini?

Nih, ada lagi. Bukti bahwa, walaupun seseorang telah menyandang predikat sebagai “Guru Agama” pun bisa berbuat cabul dan menyimpang dari ajaran agama yang ia ampu dan ajarkan pada siswanya. Nah, kalau sudah begini, apakah bisa diharapkan dan disandangkan tugas berat sebagai penyebar agama jika menjaga dirinya sendiri saja tidak becus!

Padahal, menurut saya dan yang saya pahami selama ini, bahwa agama manapun pasti mengajarkan untuk menunjukkan diri sebagai contoh dan tauladan terbaik sebagai ummat terlebih dahulu sebelum seseorang merasa dan mewajibkan diri ‘berdakwah’ dan mengembah ‘misi’ menyebarkan sebuah agama.

Alasannya apa, karena, jika terjadi seperti ini, turut hancur dan tercorenglah agama yang ia anut! Puji Tuhan Pencipta Semesta Alam. Amin. –Misbah–

Berikut ini berita pemerkosaan tersebut selengkapnya: Baca lebih lanjut

Wah!? Goyang Dangdut Erotis plus Seronok Digelar di Depan Masjid di Cipocok, Serang!

foto ilustrasi Kompas ini juga menarik ya...

Nah, kalau kali ini, saya menyoroti judul Kompas.com yang agak bombastis. Saya tidak akan berkomentar soal ulah seronoh biduan cantik atau goyang erotisnya lho… Judul beritanya seperti ini: “Ya Ampun, Dangdut Erotis Depan Masjid”. Padahal, jika saya simak, memang faktanya ada pentas dangdut di depan masjid, namun hanya berlangsung beberapa lagu saja karena nurut ditegur sama polisi yang sedang bertugas. Sepertinya, judul ini hanya untuk memancing pembaca agar menyimak serius. Mau tahu beritanya, ini dia:

Ya Ampun, Dangdut Erotis Depan Masjid

Kompas – Minggu, Juni 14, 2009

SERANG, KOMPAS.com – Acara dangdut yang diisi penampilan seronok penyanyi berlangsung depan sebuah masjid di Serang, Banten, nyaris dibubarkan namun karena pembubaran tidak mempunyai dasar hukum maka polisi hanya memberikan imbauan.

“Apa dasar hukumnya acara itu dibubarkan?” Baca lebih lanjut

Chatting yang Meminta Klarifikasi Berita Sherina Munaf: Bersama Pribadi Pamungkas

Hari ini, Kamis, 11 Juni 2009, pukul 10.10 WIB saya dikontak via YM oleh seseorang yang mengenalkan diri bernama Pribadi Pamungkas. Katanya dia seorang moderator SFC (Sherina’s Fans Club). Dia meminta saya untuk menghapus postingan saya berjudul “Heboh! Ini Email yang Isinya katanya Sherina diperkosa“.

Dia mengaku juga telah memberikan surat klarifikasi kepada seluruh media dan blogger yang mempublish berita soal Sherina ini. Berikut chatting saya selengkapnya (pribadi_p adalah Pribadi Pamungkas dan abah adalah saya):

pribadi_p: salam
pribadi_p: perkenalkan saya Pribadi Pamungkas
abah: salam kenal juga…
abah: maaf baru balas, sedang keluar tadi…
pribadi_p: ok
pribadi_p: perkenalkan saya moderator SFC (Sherina’s Fans Club)
abah: oh ya???
pribadi_p: saya (kami) mempunyai hubungan dekat dengan pihak Sherina
pribadi_p: dengan ini saya mewakili
pribadi_p: mohon untuk menghapus berita di https://mishbahulmunir.wordpress.com/2009/05/23/heboh-ini-email-yang-isinya-katanya-artis-cantik-indonesia-sherina-diperkosa/
pribadi_p: karena berita tsb adalah bohong dan fitnah belaka Baca lebih lanjut

Nah, Beredar Lagi, Video Mesum Pelajar Makassar Berdurasi 10 Menit

Makasar geger lagi! Lama-lama, kota basis pendukung Jusuf Kalla ini bisa dijuluki kota mesum nih.

Baru aja belum kelar urusan Aparat yang merekam adegan seorang Mahasiswi yang telanjang, kini ada lagi yang melibatkan siswi SMA. Sekali lagi, siapa yang salah kalau sudah begini nih? Apa terus Undang-Undang ITE mempan? Atau cuman salah sasaran, ibu rumah tangga, Prita saja yang berlaku?

Katanya UU ITE untuk meredam dan menghilangkan pornografi, mana buktinya? Huh!

Video Mesum Pelajar Makassar Berdurasi 10 Menit
Rabu, 3 Juni 2009 | 09:22 WIB

MAKASAR, KOMPAS.com — Setelah beredarnya video pelecehan seksual yang dilakukan oknum polisi sejak tiga pekan lalu, kini giliran video mesum sepasang remaja yang masih duduk dibangku SMA yang beredar. Baca lebih lanjut

Capres-Cawapres, Pernah Mikir Remaja Bangsamu Tidak? Ini, di Pangkal Pinang Umur Baru 16, Sudah Belasan Kali Berhubungan Seks

Hai calon presiden dan wakil presiden, kalian jangan ribut sendiri tanpa memperhatikan masyarakat kalian. Kalian sibuk lempar isu yang sebenarnya tidak ada pengaruhnya sama sekali untuk kesejahteraan bangsa ini. Kalian hanya memikirkan neoliberalisme dan ekonomi kerakyatan.

Sepertinya kalian tidak pernah memikirkan soal moral dan apa yang terjadi pada masyarakat kalian. Khususnya moral remaja dan generasi bangsa ini. Tahun tidak kalian soal yang terbaru ini ha? Nih, baca sendiri selengkapnya: Baca lebih lanjut

Seks Pra Nikah = Seks Bebas?

apa itu seks bebas? seks pra nikah? apa komentarmu?

apa itu seks bebas? seks pra nikah? apa komentarmu?

Ah, orang mau bilang apa kek, aku akan tetap menulis apapun yang ada di otakku. Ide lebih penting ketimbang menjaga image kalau saya tidak mengumbar yang berbau kelamin itu di blog ini. Toh, saya tidak pernah menampilkan sedikitpun gambar yang berbau telanjang atau memperlihatkan alat kelamin atau alat vital atau yang mengundang syahwat itu. (Mungkin yang telanjang adalah foto kaki disamping ini.. hehe..)

Nah, kali ini ketika sedang membaca sebuah berita di Kompas yang berjudul “Duh… Mahasiswa Belum Banyak Tahu Dampak Seks Pra Nikah“, saya jadi terpikirkan soal realitas yang selama ini memang ada di lingkungan remaja Indonesia. Entah sudah berpuluh-puluh video atau foto mesum, bugil yang sudah beredar di Internet yang pelakunya adalah orang atau remaja Indonesia, baik itu siswa SMP, siswi SMA, mahasiswi-mahasiswa sebuah perguruan tinggi, orang rumahan, atau bahkan para politisi dan pejabat tinggi bangsa ini.

Itulah realitas yang ada. Mau diperhatikan Baca lebih lanjut