Posts Tagged ‘Black Motor Community’

hah, makin tua aja usiaku! bisakah kian tua keilmuanku seiring usiaku?

Hari ini, 23 Maret, banyak sekali ucapan selamat dan doa yang ku terima. Di facebook, puluhan teman tak henti-hentinya mendoakanku. Yang via YM, juga tak sedikit. Apalagi yang lewat SMS, jam 4 pagi aku baru bisa terlelap tidur. Beruntun sekali bunyi HP berdering gara-gara message atau telpon masuk. Semua, semoga, dengan ikhlas hati mendoakanku.

Terimakasih kawan-kawanku semua. Atas keindahan hati kalian untukku, aku hanya bisa mengucapkan: “tiada hari terindah selain bersahabat dengan kalian. semoga Tuhan menjaga pertemanan kita. kini dan esok, aku tak akan melepas pandangan matahatiku dari suksmamu, sahabatku!” salam sungkem buat kalian semua. Semoga hari-hari kita kian indah esok hari dan selamanya. amin. —abah munir

tulisan ini saya dedikasikan untuk Djarum Black Blog Competition with keyword Black Motor Community and Black Community.

dari mocopat syafaat padhang mbulan 17 maret 2009: petuah dan pagelaran syukuran pernikahan Noe dan Ucie

Sangat beruntung sekali saya bulan Maret 2009 ini bisa menyempatkan diri untuk menghadiri jamaah maiyah pengajian padhang mbulan mocopat syafat di rumah Cak Nun yang terletak di Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Gimana tidak beruntung? Malam itu didedikasikan pula untuk syukuran walimahan resepsi pernikahan Noe dan Ucie yang telah berlangsung 19 Februari 2009 lalu. Noe yang merupakan putra Emha Ainun Najib juga vokalis Band Letto ini punya nama asli dan lengkap: Sabrang Mowo Damar Panuluh. Sedangkan Ucie, istrinya, punya nama lengkap Fauzia Fajar Putri, seorang gadis dari Sulawesi.

Pengajian Padhang mBulan Januari dan Februari karena beragam kesibukan yang tidak bisa saya tinggal membuat saya tidak bisa menghadiri. Sungguh saya sangat kangen sekali. Dan, alhamdulillah, bulan ini saya bisa hadir. Kangen saya pun tambah meluap dan bisa terobati. Malam itu benar-benar sangat berbeda dari biasanya. Selain ada syukuran pernikahan tadi, ada 4 band terkenal yang turut manggung dalam satu panggung (Letto, Kandela, Kiayi Kanjeng, dan satu lagi lupa), juga mendiskusikan sesuatu yang selama ini menjadi teka-teki dalam benak saya. Baca lebih lanjut

beragam jenis pelanggaran pemilu 2009: semua tergantung iktikad baik parpol dan calegnya

Kampanye baru berjalan 3 hari saja, puluhan beragam pelanggaran telah ditemukan dan dilaporkan ke Panwaslu dan atau Bawaslu. Media massa punya peran penting untuk mendidik dan mensosialisasikan pelanggaran tersebut. Nanti soal mekanisme pengusutan dan keputusan hukuman akan dimulai oleh Bawaslu berkoordinasi dengan pihak berwajib lainnya.

Saya mencatat berbagai pelanggaran tersebut di antaranya: ketika kampanye membawa anak-anak, melanggar peraturan lalulintas seperti tidak memakai helm, berboncengan 3 orang 1 motor, dan menggunakan knalpot motor yang dipotong dan diblong sehingga suaranya sangat berisik. Pelanggaran yang membahayakan diri sendiri adalah para partisipan melakukan atraksi berbahaya di jalan ketika mengendarai kendaraan mereka. Ada juga yang pengen menggait pemilih dengan membayar penyanyi dangdut yang seksi dan berani vulgar di depan penonton. Yang paling parah pelanggarannya adalah menjelek-jelekan pemerintah, program pemerintah, partai politik lain dan atau calon legislatif satu partai atau partai lainnya. Baca lebih lanjut

“kal ho naa ho”: bolywood film yang wajib ditonton para pecinta

“Sebuah pengingkaran pada hati nurani dan cinta kasih dari diri kita adalah sebuah sketsa dan perjalanan hidup yang paling pedih untuk ditapaki¬†dan dihadapi. Kita sangat tahu diri bahwa dengan kondisi kita yang ada pada¬†saat ini tidak memungkinkan untuk mengakui atau bahkan mengungkapkan sebuah cinta pada orang kita cintai. Kita tak tahu ada apa esok. Ada sesuatu di hati kita. Akan lebih indah mungkin, jika kita membawanya bersama kematian kita. Kita hanya bisa berharap, bahwa di kehidupan esok dia pasti milik kita.”

Itulah sebuah kesan dan Baca lebih lanjut