Posts Tagged ‘demokrasi di indonesia’

23 Mei 2009: Undangan Seminar Nasional Informatika (SemnasIF) UPN Veteran Yogyakarta 2009

Seminar Nasional Call For Papers “e-Democracy” merupakan salah satu agenda kegiatan rutin tahunan Teknik Informatika UPN “Veteran” Yogyakarta.

Proses demokrasi di Indonesia sampai saat ini dirasakan masih banyak permasalahan-permasalahan seperti; kecurangan-kecurangan, ketidakpuasan terhadap hasil pemilihan, penyampaian aspirasi/opini masyarakat dengan cara-cara unjuk rasa, proses birokrasi yang berbelit-belit, dilakukannya perhitungan ulang, dll. Permasalahan  tersebut akan menjadi preseden buruk bagi hukum dan sistem demokrasi di Indonesia.

e-democracy merupakan suatu paradigma baru tentang reformasi birokrasi dan penciptaan clean governance” dan good governance dengan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi), dengan tujuan untuk mendekatkan pemerintah atau birokrasi dengan masyarakat, dan memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi, keluhan, dan kepentingannya kepada pembuat kebijakan publik. Selain itu keterlibatan TIK ternyata bisa turut andil dalam  membuat proses demokrasi menjadi lebih baik. Diantaranya, hasil penghitungan suara  bisa diketahui lebih cepat, informasi bisa diakses dari mana saja, dan pemilih juga bisa melakukan kewajibannya dari mana saja. e-democracy bisa berbentuk aplikasi website atau mobile voting yang membutuhkan jalur komunikasi melalui internet atau jaringan komunikasi. Baca lebih lanjut

Undangan: Seminar dan Lokakarya Nasional Gagasan Amandemen Ulang UUD 1945

Dalam proses transisi hal yang paling mendasar menuju demokrasi adalah reformasi konstitusi sebagai syarat utama dari sebuah negara demokrasi konstitusional. Transformasi kearah pembentukan sistem demokrasi hanya dimungkinkan bila didahului oleh perubahan fundamental dalam aturan konstitusi yang memberikan dasar bagi berbagai agenda demokrasi lainnya.

Banyaknya permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia setelah rezim orde baru runtuh telah memunculkan berbagai macam konflik dan perdebatan disegala aspek kehidupan di negara ini. Salah satu permasalahan yang mendasar yaitu perlunya melakukan reformasi konstitusi dalam ketatanegaraan Indonesia.   Baca lebih lanjut

beragam jenis pelanggaran pemilu 2009: semua tergantung iktikad baik parpol dan calegnya

Kampanye baru berjalan 3 hari saja, puluhan beragam pelanggaran telah ditemukan dan dilaporkan ke Panwaslu dan atau Bawaslu. Media massa punya peran penting untuk mendidik dan mensosialisasikan pelanggaran tersebut. Nanti soal mekanisme pengusutan dan keputusan hukuman akan dimulai oleh Bawaslu berkoordinasi dengan pihak berwajib lainnya.

Saya mencatat berbagai pelanggaran tersebut di antaranya: ketika kampanye membawa anak-anak, melanggar peraturan lalulintas seperti tidak memakai helm, berboncengan 3 orang 1 motor, dan menggunakan knalpot motor yang dipotong dan diblong sehingga suaranya sangat berisik. Pelanggaran yang membahayakan diri sendiri adalah para partisipan melakukan atraksi berbahaya di jalan ketika mengendarai kendaraan mereka. Ada juga yang pengen menggait pemilih dengan membayar penyanyi dangdut yang seksi dan berani vulgar di depan penonton. Yang paling parah pelanggarannya adalah menjelek-jelekan pemerintah, program pemerintah, partai politik lain dan atau calon legislatif satu partai atau partai lainnya. Baca lebih lanjut