Posts Tagged ‘fotografi’

Pengen Belajar Fotografi? Silahkan Buka: http://blog.poetrafoto.com

Hei semua… Semoga Anda semua dalam kondisi selalu baik-baik ya. amin…

Oh iya, beberapa minggu ini, lama saya tidak menulis di blog ini, karena sedang menyiapkan sebuah blog fotografi. Blog ini kami dedikasikan untuk berbagi ilmu dan sharing pengetahuan mengenai semua hal tentang fotografi. Alamatnya ada di: HTTP://BLOG.POETRAFOTO.COM.

Di blog ini, kami lengkapi juga dengan DOWNLOAD FREE E-BOOK PHOTOGRAPHY, jadi silahkan download gratis, komentar, diskusi disitu. Bahkan, jika ingin menyumbangkan artikel seputar fotografi, silahkan kirimkan ke email saya: misbah.potopoto@gmail.com ya.

Semoga bermanfaat. Mari belajar bersama ya. (Mishbahul Misbah Munir Poetrafoto.com)

 

funpage fotografi Poetrafoto.com milik saya di Facebook: ayo gabung ya… :)

Ayo teman-teman semua, gabung di funpages Facebook Poetrafoto.com milik saya ya… makasiiih… :) Oh iya, caranya gampang sekali, tinggal buka/click gambar berikut ini, lalu klik “like”. Sudah itu saja kok. Ok oke?

Oh iya, ada yang lupa, jangan lupa suggest juga teman-teman kamu semua di Facebook ya. Caranya klik “Suggest to Friends” lalu klik semua temen-temenmu ya… Sekali lagi, makasih, makasih makasih… :)

Funpages Fotografi Fotografer Mishbahul Misbah Munir Jogja Yogyakarta Indonesia

Funpages Poetrafoto.com | Fotografi Fotografer Mishbahul Misbah Munir Jogja Yogyakarta Indonesia

Salam sehat dan sukses selalu buat Anda ya… Mishbahul Munir

website fotografi saya yang baru: www.poetrafoto.com

Salam sehat dan sukses selalu untuk Anda semua ya. Lama saya belum sempat update blog saya ini. Maklum, sebulan terakhir ini saya sedang mempersiapkan membuat website fotografi saya. Ini alamatnya: www.poetrafoto.com. Ingat, tulisannya POETRAFOTO, bukan PUTRAFOTO lho… hehe… Mohon berkunjung ya. Masukan dan sarannya selalu saya nantikan. Terimakasih.

Website Fotografi Fotografer Jogja Yogyakarta Indonesia - Mishbahul Misbah Munir Poetrafoto.com

Halaman depan cover website Poetrafoto.com milik saya.

Salam, Mishbahul Munir

Kriteria Foto-grafer dan Harga Jasa Foto-grafi

fotografer foto model cantik jogja

photo by Mishbahul Munir | talent model: Wanthie | location: Kalikuning Jogja

Beberapa waktu lalu, saya membuat survei kecil-kecilan melalui facebook mengenai kriteria fotografer dan persepsi harga jasa fotografi. Pertanyaan saya begini: “jika kita membutuhkan jasa seorang fotografer untuk memotret, apa sih yang sebenarnya kita harapkan dari tukang foto tersebut? Foto atau album yang seperti apa? Harga yang berapa? Sikap atau layanan seperti apa? atau ada yg lain?

Berikut kesimpulan jawaban dari beberapa teman-teman saya di facebook, semoga bermanfaat.

Diah Retno Wulandaru: Tukang foto yang profesional, bisa membuat kita senyum sumringah indah dipandang dan bisa mengatur gaya kita yang natural tanpa dibuat-buat. Foto atau album yang bisa jadi kenangan sepanjang masa so awet wet wet… Harga reasonable kompetitif, layanan yang tidak leda-lede, reliable, tidak break promise, kalau perlu diantar ke rumah…

Ghe Rahardjo: Hasil foto yang memuaskan juga fotografernya yang ramah dan gak pasif buat ngarahin gaya. Baca lebih lanjut

Belajar Fotografi: Jeda dalam Memotret!

Betul kata orang-orang tua dahulu, bahwa “urip kui butuh rekoso lan rumongso” atau “hidup itu membutuhkan kerja keras dan tahu diri”.

Nah, kebetulan, seminggu terakhir ini saya benar-benar sedang menikmati kesendirian tanpa hiruk pikuk macam-macam, terutama kegiatan motret-memotret (fotografi). Selain tidak jepret, saya juga tak pernah sekalipun melihat-lihat koleksi foto saya. Saya benar-benar ingin ‘jeda dalam memotret’.

Kemudian, hari ini, saya agak terkejut, ketika seorang teman mengajak saya hunting motret besok siang. Maka, malam harinya, saya mencoba mereview, mengulas ulang, mengevaluasi, dan mencoba merencanakan masa depan dan esok hari terkait dunai fotografi yang saya geluti ini. Baca lebih lanjut

Dasar Belajar Fotografi: Foto Murni vs Digital Imaging

contoh foto hasil olahan digital (digital imaging photo)Dengan perkembangan gadget fotografi saat ini, sangat memungkinkan siapapun bisa memotret. Bisa memotret dengan mudah, dengan lebih murah, dan dengan cepat mendapatkan hasil foto yang lebih baik. Dengan cukup memiliki kamera digital pocket biasa saja, siapapun bisa memotret sepuasnya. Tak perlu kamera SLR/DSLR lagi. Bahkan, yang sudah punya SLR/DSLR pun!

Nah, dengan kondisi ini, akhirnya memunculkan prinsip baru dalam dunia fotografi, yaitu “prinsip asal jepret“. Maksud saya, jeprat-jepret dulu saja, hasil belakangan. Kebiasaan yang ada, jika dilihat di layar LCD kamera kurang bagus, langsung hapus! Terus, tinggal jepret lagi deh…

Terus, ada lagi. Baca lebih lanjut

Tipe Gaya Foto Fotografer | Gaya Fotografi Menurut Kepribadian!

Ketika saya diminta untuk memberikan pelatihan mengenai fotografi di salah satu universitas di Jogja, saya mendapatkan sebuah pertanyaan menarik yang disampaikan oleh salah satu peserta. Peserta itu bertanya: “bang, ada gak sih penggolongan fotografer berdasarkan gaya fotografinya atau berdasarkan hasil foto-foto karyanya?”.

Nah, dalam kesempatan tersebut saya pun langsung menyempatkan untuk mencari di google. Saya pun menemukan sebuah artikel menarik di sebuah forum (forumm.wgaul.com). Judul artikelnya “Gaya Fotografi Menurut Kepribadian”. Ini artikelnya, semoga bermanfaat.

Dalam buku “Digital Wedding Photography, capturing beautiful memories“, Glen Johnson menjelaskan bahwa gaya fotografi idealnya bisa disesuaikan dengan kepribadian. Dalam foto pernikahan misalnya, ada 3 jenis gaya yang umum di masyarakat: Baca lebih lanjut

Pemotretan Foto Model | Simple Modeling Photography di Jogja

Foto #1: dalam foto ini, saya memanfaatkan fler cahaya berlebih dari Matahari langsung. Just resize, framing and caption, original from the camera.

Sekali lagi, dengan manfaatkan alam sekitar yang ada, dan kostum atau makeup (wardrobe) yang seadanya, kita bisa mendapatkan foto yang tak jelek-jelek amat. Saya merupakan salah satu fotografer yang alirannya minimalis, apa adanya, dan tak menyukai olahan digital yang macam-macam.

Bahkan, untuk modelnya pun, kita tak perlu yang cantik sekali. Menurut saya, Baca lebih lanjut

Foto Asli vs Olahan Digital (Oldig) atau Photoshoper: Pilihan Fotografer Masa Kini?

Dulu, ketika pertama kali saya belajar foto memfoto, awalnya hanya sekedar untuk pelengkap tulisan atau berita yang saya buat.

Kamu harus foto obyek yang kamu tulis atau yang kamu ceritakan, selain untuk menambah daya tarik tulisanmu, adanya foto pasti menambah kekuatan berita atau cerita yang kamu buat,” begitulah pesan salah seorang Pimpinan Redaksi (Pimred) salah satu majalah keluarga Indonesia yang di sana saya pernah bergabung.

Itu terjadi sekitar awal tahun 2004-an. Semenjak itu, setiap saya menulis berita atau feature (tulisan berita yang bercerita?), saya berusaha memotret obyek yang saya tulis, walaupun Baca lebih lanjut

Fotografi: Antara Seni dan Tanggung Jawab Sosial!

Kemarin, saya mendapatkan sebuah message di FB saya dari seseorang, yang memberikan komentar akan salah satu foto saya. Begini komentarnya:

ini foto yang beliau kritik itu...

“Melihat foto ‘Nek Nginah dan Kepulan Asap Dji Sam Soe Kretek’, saya sangat sedih, sebelummya saya pernah hapus gambar itu ada di data anak SMP. Dalam hati saya siapa ya yang ngambil gambar ini kok tega-tega nya, ini orang tua loh, saya sebagai orang Indonesia jadi malu, yang tuanya ajah seperti ini, gimana generasi mudanya ya…”

Begitu komentarnya. Saya pun sempat terkaget dan bingung. Kenapa beliau (yang berkomentar) ini sampai segitunya? Saya jadi ingat akan fenomena UU pornografi yang sekarang masih tarik ulur antar berbagai pihak. Akankah, Baca lebih lanjut

Tips Fotografi: Berbagai Kesalahan Fotografer Pemula & Amatir

Berikut ini berbagai kesalahan yang sering dilakukan dan dialami oleh para Fotografer Pemula dan Amatir. Hal ini ditemukan oleh Perusahaan Panasonic melalui survei yang dilakukannya.
  • Pertama, kesalahan tertinggi pada pemakai kamera digital, yaitu sampai 35,2 persen, adalah baterai habis. Kamera digital memang hanya bekerja kalau ada baterai di dalamnya. Maka, kamera digital yang laris umumnya punya baterai yang awet, minimal bisa untuk 500 kali pemotretan.
  • Kedua, kesalahan pemula adalah gambar kabur akibat kamera goyang saat digunakan, yaitu mencapai 29,3 persen. Goncangan kamera alias camera shake memang kesalahan pemakai. Namun, kamera yang baik akan meminimalkan hal ini dengan bentuknya yang ergonomis dan kecepatan rana yang lebih tinggi.
  • Ketiga, Baca lebih lanjut